Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

IMO Catat 29 Serangan terhadap Kapal Sipil di Teluk Persia-Hormuz Sejak Perang Iran

📅 Sabtu, 25 Apr 2026, 12:45 WIB | Oleh: Tim Penulis
IMO Catat 29 Serangan terhadap Kapal Sipil di Teluk Persia-Hormuz Sejak Perang Iran Doc: IMO
Ket. Sekretaris Jenderal Organisasi Maritim Internasional (IMO) Arsenio Dominguez dalam konferensi pers yang diadakan di markas besar IMO di London, Inggris pada Jumat (23/1/2026).

MOSKOW - Sebanyak 29 serangan terhadap kapal sipil terjadi di Teluk Persia dan Selat Hormuz sejak ketegangan akibat konflik merebak di sekitar Iran dimulai, demikian menurut Organisasi Maritim Internasional (IMO) Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) pada Jumat (24/4).

“Sebanyak 29 serangan terhadap kapal di Teluk Persia dan sekitar Selat Hormuz telah diverifikasi oleh IMO sejak awal konflik,” tulis IMO dalam pernyataannya.

Sekretaris Jenderal IMO, Arsenio Dominguez, mengatakan persediaan kapal yang terjebak, termasuk air, makanan, dan bahan bakar, berpotensi segera menipis. Ia juga menyampaikan terima kasih kepada negara-negara di kawasan atas dukungan mereka dalam menyediakan kebutuhan penting bagi para pelaut.

“IMO bekerja sama dengan negara-negara anggota dan mitra dalam menyusun rencana evakuasi bagi awak kapal, yang siap dilaksanakan ketika situasi memungkinkan. Ini mencakup penyusunan daftar kapal terdampak dan penentuan prioritas berdasarkan kebutuhan kemanusiaan,” demikian pernyataan tersebut.

Pada awal April, IMO menyebutkan terdapat 21 serangan yang menyebabkan 10 orang tewas. Sejak saat itu, tidak ada laporan tambahan terkait korban jiwa. Namun, sekitar 20.000 pelaut di sekitar 1.600 kapal masih terjebak di kawasan Teluk.

Amerika Serikat dan Israel melancarkan serangan bersama terhadap target di Iran pada 28 Februari, yang mengakibatkan lebih dari 3.000 korban jiwa.

Pada 8 April, Washington dan Teheran mengumumkan gencatan senjata selama dua pekan. Putaran pertama perundingan yang kemudian digelar di Islamabad berakhir tanpa terobosan. Meski tidak ada laporan dimulainya kembali permusuhan, Amerika Serikat tetap memberlakukan blokade terhadap pelabuhan-pelabuhan Iran.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Megapolitan
Pemkot Tangerang Selatan Aj...

Perum Bulog Percepat Penyaluran Bantuan Pangan di Depok

1.5 jam yang lalu | Bambang Wijanarko

Megapolitan
Perum Bulog Percepat Penyal...
Megapolitan
Tangerang 10K Jadi Pintu Ma...
Megapolitan
102 Ribu Warga Depok Segera...
Advertisement
Cuaca Buruk, Kapal Virgo Transport Membawa 243 Orang Hilang Kontak di Laut Jawa

Cuaca Buruk, Kapal Virgo Transport Membawa 243 Orang Hilang Kontak di Laut Jawa

13 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.