Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pengendalian Selat Hormuz, Iran Pertimbangkan Kesepakatan Bersama Oman

8 Jumat, 10 Apr 2026, 18:08 WIB | Oleh:
Pengendalian Selat Hormuz, Iran Pertimbangkan Kesepakatan Bersama Oman Pengendalian Selat Hormuz, Iran Pertimbangkan Kesepakatan Bersama Oman Doc: ANTARA/Anadolu
Ket. Ilustrasi — Selat Hormuz.

TEHERAN - Iran mempertimbangkan kemungkinan untuk menjalin kesepakatan dengan Oman terkait pengendalian Selat Hormuz, meskipun Teheran menilai Muscat sebagai "bagian dari" dan bukan "dasar dari" rencana pengelolaan jalur perairan tersebut, kata Ketua Komisi Keamanan Nasional dan Kebijakan Luar Negeri Parlemen Iran Ebrahim Azizi pada Jumat.

Pada Rabu (8/4), Menteri Transportasi, Komunikasi, dan Teknologi Informasi Oman Saeed al Maawali mengatakan bahwa kapal yang melintasi Selat Hormuz seharusnya tidak dikenakan biaya berdasarkan perjanjian maritim internasional, karena selat tersebut merupakan jalur perairan alami.

Ia menambahkan bahwa sejumlah negara, termasuk Amerika Serikat dan Iran, belum menandatangani perjanjian navigasi maritim, sehingga menimbulkan celah hukum terkait isu tersebut.

"Pemerintah dapat—sebagai kelanjutan dari rencana pengendalian Selat Hormuz, jika diperlukan—menjalin kesepakatan dengan Pemerintah Oman dan parlemen akan memberikan suara untuk pengesahannya. Kami memandang Oman sebagai bagian dari rencana ini, bukan sebagai dasar. Kami tidak akan meminta pendapat Oman terkait pandangan kami mengenai Selat Hormuz," kata Azizi seperti dikutip lembaga penyiaran negara Iran IRIB.

Financial Times, Rabu, mengutip juru bicara resmi Serikat Eksportir Minyak, Gas, dan Produk Petrokimia Iran Hamid Hosseini yang mengatakan bahwa Iran siap mengizinkan kapal tanker minyak melintasi Selat Hormuz dengan tarif sebesar 1 dolar AS untuk setiap barel minyak yang diangkut.

Sementara itu, Selasa (7/4), Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengatakan bahwa ia telah menyepakati gencatan senjata bilateral selama dua pekan dengan Iran.

Menteri Luar Negeri (Menlu) Iran Abbas Araghchi pun, Rabu, menyatakan bahwa Selat Hormuz, yang menangani sekitar 20 persen pasokan global minyak, produk minyak bumi, dan gas alam cair, akan kembali dibuka. Ant/Sumber: Sputnik/RIA Novosti-OANA

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Angkatan Darat AS Berlatih Menggali Kuburan Massal untuk Skenario Perang dengan Banyak Korban
    Apa mungkin AS akan melakukan invasi darat ke ...
  • Satgas Penertiban Kawasan Hutan Selidiki Perusahaan AK, Jejak Hubungan dengan Oknum Aparat Didalami
    Ditanya siapa ak itu kq malah balik bertanya? ...
  • Andrea Bocelli Bikin Jakarta Terpukau! Konser Romanza Hadirkan Malam Penuh Keajaiban
    Salut banget dengan konser Andrea Bocelli sangat mengharumkan ...
  • Kapasitas Produksi Menganggur, Industri Didesak Bangkit
    Berita yang sangat melegakan bagi kita yang bergerak ...
  • Jakarta Timur Bersiap Jadi Magnet Investasi Baru, Kawasan 370 Hektare Ini Dilirik
    Tidak akan sukses. Catat ini. Ormas sm warlok ...
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Mengagetkan Fakta Ini, Hampir 30 Persen Penduduk Kanada Alami Kesulitan Keuangan Rumah Tangga

Mengagetkan Fakta Ini, Hampir 30 Persen Penduduk Kanada Alami Kesulitan Keuangan Rumah Tangga

08 Nov 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.