Kapan Wisata Bromo Dibuka Lagi? Keamanan Jadi Syarat Utama
📅 Senin, 17 Agu 2026, 00:12 WIB | Oleh: Marcellus WidiartoMALANG - Komandan Sektor (Dansektor) Penanganan Karhutla Wilayah Korem 083/Baladhika Jaya, Kolonel Inf Wahyu Ramadhanus Suryawan, menyatakan, pembukaan kembali akses wisata Gunung Bromo melihat pada perkembangan kondisi keamanan di lapangan.
Wahyu melalui keterangan pers yang diterima di Kota Malang, Jawa Timur, Minggu, mengatakan, pembukaan akses kawasan wisata Gunung Bromo baru direkomendasikan ketika hasil pemantauan sudah tak lagi menemukan titik api maupun asap.
"Kami berharap pariwisata segera berjalan kembali, tetapi tentunya setelah dilakukan kajian dan dipastikan wilayah tersebut benar-benar aman. Kami siap memberikan rekomendasi kepada pihak terkait, termasuk Kepala Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) berdasarkan kondisi faktual di lapangan," kata Wahyu yang juga Komandan Korem 083/Baladhika Jaya.
Dia menyatakan, saat ini aktivitas wisata di kawasan Bromo yang terdampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla) masih ditutup sementara waktu.
Langkah yang diterapkan ini ditegaskan oleh dia sebagai bentuk perlindungan terhadap keselamatan dan keamanan masyarakat.
Sebaiknya Anda baca juga:
"Prinsip kami adalah keselamatan dan kredibilitas pemerintah. Jangan sampai kita menyatakan aman, kemudian muncul titik api kembali," ujarnya.
Sementara itu, Kepala Balai Besar TNBTS Rudijanta Tjahja Nugraha, mengatakan, masih menunggu informasi dari satuan tugas penanganan karhutla mengenai perkembangan kondisi terkini di Bromo yang nantinya akan dijadikan bahan rekomendasi pembukaan kawasan.
Ia memastikan, setelah rekomendasi keamanan area diterima, pihaknya akan kembali melakukan pengecekan dan pemantauan terhadap kesiapan saran serta prasarana wisata di sana.
Sebaiknya Anda baca juga:
Apabila ada perlengkapan yang tidak dalam kondisi baik, maka hal itu akan langsung dipersiapkan sebaik-baiknya.
"Nanti akan langsung diumumkan oleh Pak Menteri Kehutanan kapan wilayah dibuka," ujarnya.
Rudi menyampaikan, untuk jumlah wisatawan yang tercatat akan berkunjung ke Bromo dan telah membeli tiket wisata dalam rentang 9-15 Agustus 2026 mencapai 3 ribu orang lebih.
Karena adanya kebakaran ini, maka ribuan wisatawan harus membatalkan kunjungannya, mengingat Balai Besar TNBTS menutup seluruh pintu akses wisata ke Gunung Bromo dari Kabupaten Probolinggo, Malang, Pasuruan, dan Lumajang.
"Sudah diberikan kesempatan melakukan reschedule kunjungan maupun refund (uang tiket)," kata dia.
Berdasarkan data dari Balai Beaar TNBTS, jumlah wisatawan yang melakukan pengembalian biaya pembelian tiket mulai tanggal 9-15 Agustus mencapai 2.056 orang, terdiri dari 1.944 wisatawan nusantara dan 112 wisatawan asing.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!