Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Bromo dalam Pantauan! Tim Gabungan Siaga Jika Titik Asap Kembali Muncul

📅 Senin, 17 Agu 2026, 00:17 WIB | Oleh:
Bromo dalam Pantauan! Tim Gabungan Siaga Jika Titik Asap Kembali Muncul Doc: Antara foto
Ket. Arsip Foto - Area padang rumput di kawasan Gunung Bromo, Jawa Timur terdampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

MALANG - Komandan Sektor (Dansektor) Penanganan Karhutla Wilayah Korem 083/Baladhika Jaya, Kolonel Inf Wahyu Ramadhanus Suryawan mengatakan tim gabungan masih disiagakan di kawasan Gunung Bromo mengantisipasi kemunculan titik asap baru, meski secara umum api sudah dipadamkan.

Wahyu dalam keterangan resmi yang diterima di Kota Malang, Jawa Timur, Minggu, mengatakan, titik asap masih dimungkinkan muncul akibat sisa bara yang masih terdapat potensi berada di humus atau lapisan tanah paling atas.

"Kami tetap melakukan pemantauan karena bara api dapat tersimpan di dalam tanah," kata dia.

Wahyu mengatakan, penyebab awal kemunculan titik api saat ini masih terus dilakukan penyelidikan oleh pihak berwajib.

"Untuk penyebab kebakaran kami masih menunggu proses penyelidikan, khususnya dari Polri dan kami tidak ingin menyampaikan secara prematur. Namun, berdasarkan analisa sementara faktor alam kemungkinan kecil karena kondisi kawasan cukup dingin, terutama di ketinggian," ujar dia.

Selain itu, secara keseluruhan titik api yang sempat muncul dan membakar sejumlah lokasi di Gunung Bromo berhasil dipadamkan oleh tim gabungan, seperti di wilayah Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur.

Hingga saat ini petugas tak menemukan adanya indikasi asap maupun titik api baru.

Selain Probolinggo, keberadaan titik api sempat ditemukan di area yang masuk ke dalam wilayah Kabupaten Pasuruan, tepatnya di Bongkah dan meluas ke Bukit Dingklik, Punggu Naga, Pakis Bincis, Bukit Cinta, sampai ke Bukit Kingkong.

Upaya pemadaman pun dilakukan terpadu melalui operasi darat maupun water bombing.

"Kalau wilayahnya datar relatif mudah kami tangani, kendala utama adalah perengan (area berkemiringan) dan ketinggian dimana ketika air dijatuhkan dari atas tidak sampai ke titik api, sementara dari bawah juga sulit menjangkaunya," katanya.

Personel gabungan juga terus melakukan pengamanan agar kobaran api tidak bergerak menuju kawasan wisata, termasuk area Penanjakan, Seruni Point, dan sejumlah lokasi wisata lainnya.

Ia menambahkan, berdasarkan pemantauan udara yang dilakukan pada pagi tadi, masih ditemukan indikasi satu titik asap di kawasan berketinggian.

Kemudian, jumlah personel gabungan yang diterjunkan melakukan penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Bromo sekitar 1.500 orang, terdiri atas TNI, Polri, BPBD, Taman Nasional Bromo Tengger Semeru, Perhutani, Damkar, Manggala Agni, relawan, dan masyarakat.

"Untuk operasi darat kami masih membutuhkan tambahan peralatan portable yang bisa dibawa masuk ke medan sulit. Selama ini dalam kondisi tertentu masih menggunakan peralatan manual, seperti gepyok dan penggaruk untuk membuka tanah dan memutus bara," tutur dia.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Olahraga
Thailand Takluk, Filipina R...
Olahraga
Asian Games: Tim Voli Putra...
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.