NetApp Luncurkan Platform AIDE, Perkuat Infrastruktur Data untuk Akselerasi AI
📅 Senin, 06 Apr 2026, 20:33 WIB | Oleh: Haryo BronoJAKARTA — NetApp mengumumkan peningkatan pada platform data kelas enterprise guna membantu perusahaan mengatasi hambatan dalam pengembangan kecerdasan buatan (AI). Dalam langkah tersebut, NetApp juga meluncurkan NetApp AI Data Engine (AIDE), platform data AI terpadu yang dikembangkan bersama Nvidia dan terintegrasi dengan desain referensi Nvidia AI Data Platform.
Peluncuran ini dilakukan seiring meningkatnya kebutuhan perusahaan dalam mengelola data secara efektif di tengah pesatnya adopsi AI. Salah satu tantangan utama yang dihadapi adalah kemampuan untuk menemukan, memahami, dan memanfaatkan data yang tersebar di berbagai ekosistem.
NetApp AIDE dirancang untuk menjawab kebutuhan tersebut melalui katalog metadata global yang diperbarui secara otomatis dan dilengkapi fitur pencarian canggih. Platform ini juga mampu memperkaya metadata secara semantik dengan menganalisis konten file langsung di lokasi penyimpanan, tanpa perlu memindahkan data, sehingga dapat mengurangi risiko keamanan dan biaya tambahan.
Chief Product Officer NetApp, Syam Nair, mengatakan bahwa kendala terkait data kerap menjadi penghambat utama implementasi AI, meskipun investasi yang dilakukan perusahaan terus meningkat.
“Pelanggan membutuhkan platform data kelas enterprise yang dirancang secara cerdas dan terdisagregasi, sehingga mampu berkembang tanpa ketergantungan. Melalui NetApp AIDE dan dukungan kapabilitas AI dari Nvidia, kami membantu pelanggan membangun AI factory yang didukung penyimpanan berkinerja tinggi,” paparnya melalui keterangannya.
Sebaiknya Anda baca juga:
NetApp menyatakan bahwa AIDE akan mulai diluncurkan untuk pelanggan awal dan mitra dalam waktu dekat, dengan ketersediaan lebih luas direncanakan pada pertengahan tahun. Platform ini juga akan terintegrasi dengan berbagai mitra independen (ISV), baik di lingkungan on-premises maupun cloud.
Integrasi tersebut mencakup platform pengembangan AI berbasis hyperscale cloud seperti Microsoft Azure, Google Cloud Vertex AI, serta LangChain. Dengan dukungan ini, perusahaan dapat membangun aplikasi AI yang memanfaatkan data tidak terstruktur secara lebih cepat dan aman.
Ke depan, NetApp juga akan memperluas kemampuan AIDE dengan dukungan lebih banyak opsi deployment dan kompatibilitas dengan berbagai infrastruktur. Platform ini dirancang untuk dapat berjalan di berbagai server, termasuk yang menggunakan GPU terbaru Nvidia RTX PRO 4500 dan RTX PRO 6000 Blackwell Server Edition.
Sebaiknya Anda baca juga:
Selain itu, NetApp berencana menambahkan fitur baru, seperti dukungan hybrid cloud yang lebih luas, kemampuan pengolahan data multimodal, serta dukungan untuk Agentic AI guna mendukung otomatisasi berbasis agen dalam skala enterprise.
Kolaborasi NetApp juga melibatkan Cisco melalui solusi FlexPod AI yang menggabungkan komputasi, penyimpanan, jaringan, keamanan, dan observabilitas dalam satu ekosistem.
“Pemanfaatan NetApp AIDE memungkinkan AI dibawa langsung ke lokasi data pelanggan, sehingga mempercepat pipeline data dan menghadirkan nilai bisnis lebih cepat,” tutur Jeremy Foster, SVP dan GM Cisco Compute.
Untuk mendukung pengembangan lebih lanjut, NetApp juga akan mengadopsi arsitektur referensi Nvidia STX yang dirancang untuk beban kerja agentic AI. Teknologi ini menggabungkan komponen seperti Nvidia Vera Rubin dan BlueField-4 DPU untuk meningkatkan efisiensi, throughput, dan keamanan dalam pengelolaan data.
Vice President Storage Technologies Nvidia, Jason Hardy, menilai kebutuhan terhadap AI factory mendorong perusahaan mencari pendekatan baru dalam mengelola data berskala besar.
“Integrasi dengan Nvidia AI Data Platform memberikan kerangka kerja bagi perusahaan untuk mengelola data secara efisien dalam mendukung implementasi AI skala besar,” ucapnya.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!