Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Penetapan Status Siaga Darurat Kekeringan untuk Mengantisipasi El Nino

📅 Selasa, 11 Agu 2026, 22:17 WIB | Oleh: Tim Penulis
Penetapan Status Siaga Darurat Kekeringan untuk Mengantisipasi El Nino Doc: Antara
Ket. Kepala Pelaksana BPBD Sleman Bambang Kuntoro.

Sleman - BPBD Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, menetapkan Status Siaga Darurat Kekeringan melalui Keputusan Bupati Nomor 59.1/Kep.KDH/2024 yang berlaku mulai 1 Juli hingga 31 Agustus mengantisipasi potensi musim kemarau panjang tahun 2026 akibat anomali El Nino.

"Status ini berpotensi diperpanjang atau ditingkatkan menjadi status darurat jika dampak kekeringan semakin memburuk. Hal ini juga adanya penguatan angin muson Australia yang diprediksi berlangsung hingga Desember," kata ​Kepala Pelaksana BPBD Sleman Bambang Kuntoro di Sleman, Selasa.

Ia mengatakan fenomena tersebut berdampak pada pergeseran puncak musim kemarau dari Agustus ke September, serta mundurnya awal musim hujan di wilayah Sleman hingga akhir Oktober atau awal Desember.

​"Puncak musim kemarau yang awalnya Agustus mundur ke September, kemudian curah hujan atau musim hujan di 2026 ini juga mundur, bisa di akhir Oktober bahkan di Desember awal karena Desember masih kuat El Nino-nya," kata Bambang.

​Sebagai langkah mitigasi, BPBD Sleman bersama jajaran TNI, Polri, Basarnas, PMI, Damkar, Satpol PP, BMKG, BBTKG, dan relawan menggelar Apel Siaga Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) guna mengantisipasi maraknya kebakaran pemukiman maupun lahan selama musim kemarau.

​Untuk mengatasi dampak kekurangan air bersih, Pemkab Sleman mengalokasikan anggaran sekitar Rp25 juta yang setara dengan penanganan 50 tangki air bersih. Penyaluran air bersih dilakukan secara situasional sesuai kebutuhan warga di lapangan.

​Berdasarkan catatan BPBD Sleman, pendistribusian air bersih telah dilakukan di beberapa titik terdampak kendala teknis maupun penurunan debit sumber air. Pada April lalu, bantuan empat tangki air disalurkan ke Girikerto dan Purwobinangun, Kalapanewon Turi, akibat mampetnya Pamsimas yang tertimbun material Merapi.

​Penyaluran air juga dilakukan pada Juli sebanyak lima tangki atau setara 25.000 liter ke Sumbersari, Kalapanewon Moyudan, akibat kerusakan pompa Pamsimas.

​Selanjutnya pada Agustus, BPBD menyalurkan delapan tangki atau setara 40.000 liter air bersih ke Wukirsari, Kalapanewon Turi, lantaran debit mata air Krasak berkurang hingga sepertiga dari kapasitas normal.

​"Alhamdulillah kemarin karena ada pergiliran kemudian ada penghematan air pemanfaatannya oleh masyarakat di Wukirsari, Turi, dua hari ini belum ada dropping lagi dari kita. Oleh pengurus dicek di bak penampungnya masih cukup," kata Bambang.

​Sementara untuk pasokan air sektor pertanian, BPBD memastikan pasokan di wilayah Sleman Barat masih tergolong aman terkendali. Tidak ada penutupan total pada jaringan Selokan Mataram maupun Van Der Wijck, melainkan hanya pengurangan debit air dari Bendungan Karangtalun berdasarkan pengaturan Balai Besar Wilayah Sungai Serayu Opak (BBWS SO).

"Sehingga tidak ada lahan pertanian yang terkena dampak El Nino," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
  • Sangat Memprihatinkan Rumah Dinas TNI untuk Judol, Pelaku Kini Ditahan
    oknum2 begini ini yg bikin citra loreng jadi ...

Apple Luncurkan HomePod Mini Generasi Kedua

22 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Rona
Apple Luncurkan HomePod Min...
Advertisement
Sejarah Besar! Akhirnya Ada Orang Indonesia yang Berlaga di Liga Champions!!!

Sejarah Besar! Akhirnya Ada Orang Indonesia yang Berlaga di Liga Champions!!!

13 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.