Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Ketika Yoga dan Pilates Bertemu Panorama Garuda Wisnu Kencana

📅 Senin, 10 Agu 2026, 18:35 WIB | Oleh:
Ketika Yoga dan Pilates Bertemu Panorama Garuda Wisnu Kencana Doc: Istimewa
Ket. Kegiatan wellness outdoor di Plaza Wisnu, GWK Cultural Park, Kabupaten Badung, Provinsi Bali. Destinasi ini kian diminati untuk berbagai aktivitas kesehatan ruang terbuka, mulai dari yoga, pilates, hingga meditasi.

JAKARTA — Aktivitas wellness di ruang terbuka semakin berkembang seiring meningkatnya minat masyarakat terhadap gaya hidup sehat yang tidak hanya berorientasi pada kebugaran fisik, tetapi juga keseimbangan mental.

Yoga, pilates, meditasi, dan berbagai aktivitas pengembangan diri kini tidak lagi terbatas dilakukan di studio atau ruang tertutup. Sejumlah komunitas dan penyelenggara mulai memanfaatkan ruang terbuka untuk menghadirkan pengalaman wellness yang memadukan aktivitas fisik dengan suasana alam dan lingkungan sekitar.

Salah satu lokasi yang kian intensif dimanfaatkan untuk kegiatan tersebut adalah GWK Cultural Park di Badung, Bali. Kawasan yang selama ini dikenal sebagai destinasi wisata budaya unggulan tersebut kini rutin menjadi panggung bagi berbagai kegiatan kesehatan dan kebugaran.

Salah satunya melalui kegiatan Morning Mat Pilates bersama SAIA Pilates yang digelar di Plaza Wisnu, GWK Cultural Park. Sesi pilates di ruang terbuka ini mengajak peserta berlatih ditemani udara pagi dan lanskap kawasan yang relatif tenang.

Latihan pilates diselenggarakan langsung dengan latar belakang megah Patung Garuda Wisnu Kencana, memberikan pengalaman unik yang berbeda dibandingkan kelas indoor. Aktivitas fisik ini sekaligus memberi kesempatan bagi peserta untuk menikmati keasrian kawasan sebelum jam operasional wisata dimulai.

"Morning Mat Pilates menjadi salah satu contoh pemanfaatan ruang terbuka GWK Cultural Park untuk kegiatan berbasis wellness. Sejak 2025, kawasan ini telah digunakan untuk berbagai kegiatan serupa yang melibatkan sejumlah brand dan komunitas," tulis manajemen GWK Cultural Park melalui keterangan tertulis pada Senin (10/8/2026).

Beberapa di antaranya adalah kolaborasi bersama Earth Love Life, A Plus, serta SAIA Pilates. Selain latihan kebugaran, GWK Cultural Park juga sering memfasilitasi kegiatan meditasi yang memanfaatkan karakter lingkungan terbuka sebagai pendukung utama proses relaksasi.

Rangkaian aktivitas wellness di GWK Cultural Park dijadwalkan berlanjut pada September 2026 melalui The Sacred Sunset, sebuah sesi sunset yoga yang diinisiasi oleh Micro Mindfulness. Kegiatan tersebut akan memanfaatkan suasana senja dan panorama eksotis kawasan GWK sebagai elemen inti kegiatan.

Inisiatif ini menunjukkan bahwa area terbuka di GWK Cultural Park tidak hanya ideal untuk acara pariwisata dan pertunjukan seni, tetapi juga menyimpan potensi besar untuk mendukung kegiatan kebugaran, kesehatan, dan pengembangan diri.

Pengelola GWK Cultural Park membuka luas peluang kolaborasi dengan komunitas maupun brand yang ingin menyelenggarakan program di kawasan tersebut. Pemanfaatan ruang tidak terbatas pada kegiatan wellness, tetapi juga mencakup ajang olahraga, seni, budaya, edukasi, hingga aktivitas kreatif kemasyarakatan.

Memadukan ruang terbuka yang lapang dan identitas budaya yang kuat, GWK Cultural Park menawarkan alternatif lokasi yang unik bagi para penyelenggara acara untuk menciptakan pengalaman yang berkesan bagi peserta.

Perkembangan ini turut memperluas fungsi GWK Cultural Park. Selain menjadi tempat untuk mengagumi ikon budaya Bali, kawasan ini kini bertransformasi menjadi ruang publik aktif bagi masyarakat untuk menjalankan aktivitas yang mendukung kebugaran, relaksasi, kreativitas, dan interaksi komunitas.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Dibayangi Eskalasi Geopolitik, 10 Agustus 2026
    Preview komentar:
    Fluktuasi nilai tukar Rupiah yang rentan terhadap kebijakan ...
  • Logistik Hijau Dinilai Kunci Menangkan Persaingan Industri
    Preview komentar:
    Inisiatif mulia dari Kementerian Kehutanan terkait optimalisasi rute ...
  • ESDM: Efisiensi Energi Bisa Pangkas 37 Persen Emisi Sektor Energi, Industri Makin Untung
    Preview komentar:
    Langkah proaktif pemerintah melalui program percontohan SETI ini ...
Advertisement
astra2
Advertisement
gaia musik festival

BMKG Deteksi 40 Titik Panas di Babel

52 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Daerah
BMKG Deteksi 40 Titik Panas...
Advertisement
gaia musik festival
Prabowo Ajukan Destry Damayanti Jadi Gubernur BI, Namanya Tunggal ke DPR

Prabowo Ajukan Destry Damayanti Jadi Gubernur BI, Namanya Tunggal ke DPR

10 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.