Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Balikpapan Gandeng Karo dan Bulukumba Jaga Pangan dan Kendalikan Inflasi.

📅 Selasa, 11 Agu 2026, 22:32 WIB | Oleh:
Balikpapan Gandeng Karo dan Bulukumba Jaga Pangan dan Kendalikan Inflasi. Doc: Antara Foto
Ket. Cabai dan tomat, komoditas yang harus didatangkan dari luar daerah karena produksi petani Balikpapan tidak mencukupi.

Pemerintah Kota Balikpapan, Kalimantan Timur, melakukan kerja sama antardaerah untuk menjaga ketersediaan pangan dan mengendalikan laju inflasi melalui penandatanganan Kerjasama Antar Daerah (KAD) dengan Kabupaten Karo (Sumatera Utara) dan Kabupaten Bulukumba (Sulawesi Selatan).

“Kerja sama antar daerah menjadi strategi utama memperkuat ketahanan pangan sekaligus mengendalikan inflasi,” kata Wali Kota Balikpapan Rahmad Mas’ud pada High Level Meeting Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) di Balikpapan, Kaltim, Selasa.

Rahmad mengatakan Balikpapan sebagai kota jasa memiliki keterbatasan lahan pertanian sehingga pasokan pangan sangat bergantung pada daerah penghasil. Karena itu, kolaborasi lintas wilayah diperlukan untuk menjaga kelancaran distribusi dan stabilitas harga.

Hingga Juli 2026, inflasi Balikpapan tercatat 0,25 persen secara bulanan dan 3,06 persen secara tahunan.

Angka tersebut masih berada dalam sasaran nasional, namun lebih tinggi dibandingkan inflasi nasional sebesar 2,88 persen. Inflasi tahun kalender tercatat 2,50 persen.

Tekanan inflasi, menurut Rahmad, dipengaruhi penyesuaian harga BBM non-subsidi, kenaikan harga base oil dunia, fluktuasi nilai tukar rupiah, biaya logistik, serta kenaikan harga bahan baku.

Kabupaten Karo dikenal sebagai sentra hortikultura nasional dengan komoditas cabai, tomat, kentang, kubis, wortel dan bawang. Sementara Bulukumba memiliki sumber daya perikanan, peternakan dan pertanian yang dinilai dapat mendukung pemenuhan kebutuhan pangan Balikpapan.

Rahmad meminta kerja sama tersebut segera diterjemahkan dalam rencana kerja konkret, termasuk penguatan jejaring distribusi dan pertukaran informasi produksi serta harga.

“Jangan sekadar penandatanganan dokumen, tetapi diwujudkan dalam aksi nyata,” ujarnya.

TPID Balikpapan telah menjalankan sejumlah program pengendalian inflasi, seperti Gerakan Pangan Murah, pasar murah, operasi pasar, penyebaran bibit hortikultura, pemantauan harga harian, penguatan kios penyeimbang, dan business matching dengan pelaku usaha.

Pemkot menilai kolaborasi antardaerah menjadi kunci menghadapi tantangan perubahan iklim, dinamika harga energi, dan ketergantungan pasokan dari luar daerah.

Kerja sama tersebut diharapkan memastikan pangan tetap tersedia, harga terjangkau dan distribusi lancar bagi masyarakat.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
  • Mentan Bidik Investasi Besar, Industri Bioetanol Nasional Mulai Digenjot
    Langkah strategis dari pemerintah pusat, khususnya melalui jaminan ...
  • Kemenperin Perkuat Kemitraan IKM Singkong dan Industri Nasional
    Langkah Kemenperin mengintegrasikan IKM olahan singkong melalui Program ...
  • Industri Bioetanol Indonesia Mau Digenjot, Mentan Bidik Investasi BUMN dan Swasta
    Potensi penghematan devisa negara hingga mencapai Rp500 triliun ...
Megapolitan
Menteri PKP Janji Percepat ...
Advertisement
FIFA Asean Cup 2026: Drama VAR! Thom Haye Kartu Merah, Indonesia Vs Malaysia Masih 0-0 di Babak Pertama

FIFA Asean Cup 2026: Drama VAR! Thom Haye Kartu Merah, Indonesia Vs Malaysia Masih 0-0 di Babak Pertama

28 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.