Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemerintah Diminta Segera Lakukan Mitigasi Potensi Krisis Energi untuk Lindungi Masyarakat

📅 Minggu, 05 Apr 2026, 16:50 WIB | Oleh:

Pakar Energi dari Unpad Yayan Satyakti berpendapat membangun buffer stock BBM yang didukung dengan peningkatan kapasitas sumber pasokan BBM dari dalam negeri penting untuk diwujudkan.

Langkah ini, ujar Yayan, sangat baik untuk mendapatkan harga yang lebih efisien ketika terjadi gangguan pasokan BBM global.

Demikian juga, tambah Yayan, dengan upaya membentuk petroleum fund yang harus diwujudkan untuk mendukung upaya riset dan pengembangan energi di Tanah Air.

Dari hasil penelitian tersebut, Yayan berharap berbagai langkah pengembangan di sektor energi nasional mampu mengantisipasi dinamika pemanfaatan energi di masa depan.

Wartawan Senior Usman Kansong berpendapat, serangan Amerika Serikat dan Israel ke Iran berdampak pada potensi krisis energi berbahan dasar fosil yang berujung pada lahirnya langkah penghematan BBM.

Penghematan konsumsi energi fosil ini, menurut Usman, sejatinya sudah dilakukan pemerintah sebelum terjadinya perang di Timur Tengah.

Apakah itu, tambah Usman, dalam bentuk kebijakan B50, transisi ke EBT, atau membangun kilang-kilang minyak baru.

Dalam konteks penghematan, menurut Usman, diperlukan evaluasi terhadap harga BBM yang diberlakukan saat ini.

"Apakah harga BBM yang tidak naik saat ini justru memboroskan APBN kita atau justru membuat masyarakat tidak sedang dalam kondisi krisis energi?" ujar Usman.

Dalam konteks pemborosan, tambah dia, sejumlah hal harus diperhatikan. “Apakah pembentukan Satgas Transisi Energi bukan merupakan pemborosan karena kita sudah punya Dewan Energi Nasional," tegas Usman.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Gunung Anak Krakatau Terus Erupsi, Jakarta Kena Sebaran Abu Vulkanik
    Sangat mungkin terjadi erupsi yg lebih besar, kemarin ...
  • Ditentang AS, PBB Adopsi Resolusi 'Koreksi Peta Dunia', Benua Afrika Ternyata 14 Kali Lebih Besar!
    Indonesia lebih besar dari Eropa. Jarak antara Sabang ...
  • Sapi Aceh Dibawa ke Pulau Terluar, Aceh Besar Bidik Ketahanan Pangan
    Kenapa harus ke pulau aceh pengembangan plasma nutfah ...
  • Aturan Insentif Motor Listrik Masih Digodok, Pemerintah Siapkan Rancangan Perpres
    Ulasan yang sangat komprehensif mengenai urgensi payung hukum ...
  • Magang Nasional 2026 Tahap II Dibuka, Anak Muda Berebut Kesempatan Masuk Industri
    Kesenjangan kompetensi yang menjadi latar belakang program Magang ...

Pasar Waspadai Data AS

1.5 jam yang lalu | Oka Wahyu

Ekonomi
Pasar Waspadai Data AS
Advertisement
Soekarno-Hatta dan Halim Perdanakusuma Masih Berstatus Closed hingga 18.00 WIB

Soekarno-Hatta dan Halim Perdanakusuma Masih Berstatus Closed hingga 18.00 WIB

07 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.