Tembok Pasar Induk Kramat Jati Roboh Akibat Gunungan Sampah
📅 Rabu, 01 Apr 2026, 15:59 WIB | Oleh: SujarMaterial beton serta tiang penyangga tembok itu terlihat ambruk dan sebagian masuk ke dalam saluran air di bagian bawah.
Tak hanya itu, sampah berupa sisa sayuran dan buah-buahan dari TPS juga tampak terbawa hingga ke dalam saluran air sehingga berpotensi menyumbat aliran dan memperparah kondisi lingkungan.
Area di belakang TPS tersebut diketahui merupakan lahan kosong yang dimanfaatkan warga sekaligus sebagai tempat bermain anak-anak. Jalan setapak di dekat gunungan sampah tersebut juga menjadi akses warga sehari-hari.
Sebelumnya, Kepala Suku Dinas Lingkungan Hidup Jakarta Timur Julius Monangta memastikan pihaknya terus memberikan bantuan armada dan personel kebersihan untuk menjaga kondisi pasar tetap bersih dan tertata.
Sebaiknya Anda baca juga:
Sebanyak 13 truk Suku Dinas (Sudin) Lingkungan Hidup (LH) Jakarta Timur dikerahkan untuk mengangkut sampah yang menggunung di Pasar Induk Kramat Jati, Senin (30/3).
"Jadi, memang itu fasilitas publik. Kita pasti mendukung fasilitas publik untuk tetap bersih dan nyaman," kata Monang di Pulo Gebang, Jakarta Timur, Senin (30/3).
Dia pun menegaskan bantuan dari Sudin LH Jakarta Timur tidak dibatasi waktu tertentu, melainkan akan terus dilakukan hingga kondisi sampah di lokasi tersebut benar-benar tertangani dengan baik.
Sebaiknya Anda baca juga:
Selain itu, Monang juga memastikan upaya penanganan terus dilakukan secara maksimal dengan target akhir sampah di Pasar Induk Kramat Jati dibersihkan seluruhnya.
Seperti diketahui, upaya pengangkutan tumpukan sampah setinggi enam meter yang sudah berlangsung selama empat hari sejak Jumat (27/3) di Pasar Induk Kramat Jati hingga kini belum menunjukkan hasil signifikan.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!