Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Masukan MSCI Dinilai Penting, Reformasi Pasar Modal Diminta Terus Berlanjut

📅 Minggu, 21 Jun 2026, 21:20 WIB | Oleh: Tim Penulis
Masukan MSCI Dinilai Penting, Reformasi Pasar Modal Diminta Terus Berlanjut Doc: ANTARA FOTO/ Bayu Pratama S.
Ket. Pekerja melintas di depan layar digital yang menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta.

JAKARTA – Penilaian MSCI menjadi salah satu acuan penting bagi investor global dalam menilai kinerja dan prospek pasar keuangan suatu negara.

Hasil penilaian ini dapat memengaruhi arus modal asing, terutama pada instrumen saham yang masuk dalam indeks MSCI.

Semakin baik peringkat dan bobot suatu pasar, semakin besar pula potensi masuknya investasi portofolio.

Namun, penilaian ini juga menuntut konsistensi dalam transparansi, likuiditas pasar, serta tata kelola emiten.

Karena itu, perbaikan fundamental pasar modal dan kepastian regulasi menjadi faktor krusial agar posisi dalam MSCI tetap kompetitif dan mampu menjaga kepercayaan investor global.

Ekonom Institute for Development of Economics and Finance (Indef) Abra Talattov memandang penilaian MSCI terhadap pasar modal Indonesia lebih tepat dibaca sebagai masukan untuk melanjutkan perbaikan yang sudah berjalan melalui agenda reformasi integritas.

Penilaian dari penyedia indeks global tersebut, ujar Abra, bukan sebagai sinyal bahwa daya tarik pasar modal Indonesia sedang mengalami penurunan secara fundamental.

“Artinya, agenda perbaikannya sudah ada, prosesnya sedang berlangsung, dan keputusan MSCI kali ini dapat menjadi momentum untuk mempercepat penyempurnaan tersebut," kata Abra dalam keterangannya di Jakarta, Sabtu (21/6).

Ia menilai sebagian besar aspek yang menjadi perhatian MSCI sebenarnya bukan isu baru. Berbagai langkah perbaikan terkait keterbukaan informasi, tata kelola pasar, perlindungan investor, dan penguatan infrastruktur pasar telah berjalan dalam beberapa tahun terakhir.

Menurut Abra, penilaian MSCI patut diapresiasi karena relatif sesuai dengan ekspektasi yang berkembang di kalangan investor, khususnya setelah muncul berbagai kekhawatiran dalam beberapa bulan terakhir terkait potensi perubahan penilaian terhadap pasar modal Indonesia.

Adapun indikator ekonomi domestik masih menunjukkan ketahanan yang cukup baik. Pertumbuhan ekonomi Indonesia pada triwulan I 2026 tercatat sebesar 5,61 persen secara tahunan, inflasi Mei 2026 berada pada level 3,08 persen, rasio kecukupan modal perbankan tetap berada di atas 25 persen, serta cadangan devisa pada akhir Mei 2026 mencapai 144,9 miliar dolar AS.

“Kondisi tersebut menunjukkan bahwa stabilitas ekonomi dan sektor keuangan nasional masih terjaga di tengah ketidakpastian global yang belum sepenuhnya mereda,” kata Abra.

Selain data ekonomi saat ini, Abra mengatakan bahwa investor juga memperhatikan arah kebijakan, kepastian regulasi, kualitas tata kelola, serta prospek investasi dalam jangka menengah dan panjang.

Karena itu, upaya memperkuat transparansi informasi dan meningkatkan kualitas pasar tetap perlu dilanjutkan agar kepercayaan investor terus tumbuh.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar

Timothy Ivan Triyono Mundur dari Bakom RI

31 menit yang lalu | Lili Lestari

Nasional
Timothy Ivan Triyono Mundur...
Ekonomi
BNI Perkuat Komitmen Lestar...
Luar Negeri
AS Kirim Dua Jet Tempur F-1...
Advertisement
7 Event Jakarta Akhir Pekan 3-4 Oktober: Ada Indonesia Comic Con hingga JICAF 2026

7 Event Jakarta Akhir Pekan 3-4 Oktober: Ada Indonesia Comic Con hingga JICAF 2026

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.