Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Produk Wisata Tematik dari Berbagai Daerah Digencarkan

📅 Selasa, 23 Jun 2026, 16:00 WIB | Oleh:
Produk Wisata Tematik dari Berbagai Daerah Digencarkan Doc: ANTARA/HO-Kementerian Pariwisata
Ket. Arsip - Sejumlah pengunjung mencoba salah satu layanan kebugaran dalam ajang Wonderful Indonesia Wellness.

JAKARTA -- Kementerian Pariwisata mempromosikan aneka produk wisata tematik dari berbagai daerah yang dapat dijadikan pilihan oleh wisatawan asing maupun lokal untuk dinikmati dan dijadikan cenderamata.

"Produk yang dikemas menjadi sebuah narasi perjalanan yang autentik, hal tersebut berpotensi meningkatkan lama tinggal dan pengeluaran wisatawan, sehingga memberikan dampak ekonomi yang lebih besar bagi daerah," kata Asisten Deputi Pengembangan Produk Pariwisata Kemenpar Itok Parikesit saat dihubungi ANTARA di Jakarta, Senin.

Itok menyebut sejumlah daerah yang kini sedang dipromosikan yakni Jawa Barat dikembangkan sebagai destinasi wisata gastronomi dengan kekayaan kuliner Sunda, kopi, teh, dan berbagai produk unggulan daerah.

Pengembangan ini diperkuat melalui penyusunan buku pola perjalanan gastronomi “Wisata Rasa di Bumi Pasundan” oleh Asisten Deputi Pengembangan Produk Pariwisata Kementerian Pariwisata, yang telah diluncurkan pada Minggu, 19 Oktober 2025 di Kota Bandung, Jawa Barat.

Buku ini diharapkan menjadi acuan bagi travel agent dan tour operator dalam menyusun paket wisata bertema gastronomi.

Kemudian ada Daerah Istimewa Yogyakarta, Solo, dan Semarang dikembangkan sebagai destinasi wisata kebugaran yang memadukan kesehatan, kebugaran, budaya, spa tradisional, jamu, meditasi, dan kekayaan alam.

Kementerian Pariwisata juga telah menyusun buku pola perjalanan “Wellness Journey Across the Java Wonders” yang diluncurkan pada 1 November 2025 sebagai pedoman bagi agen perjalanan dan operator tur (TA/TO) dalam mengembangkan paket wisata bertema kebugaran.

Dalam melakukan promosinya, dia menyebut bahwa teknologi utamanya kecerdasan buatan (AI), memberikan peluang besar dalam meningkatkan kualitas layanan pariwisata. AI memungkinkan wisatawan memperoleh informasi yang lebih cepat, akurat, dan sesuai dengan preferensi masing-masing.

Sebaiknya Anda baca juga:

Dia menjelaskan Kementerian Pariwisata sudah mengikuti tren itu dengan mengembangkan Marvellous Indonesia AI Assistant (MaiA), sebuah layanan berbasis AI yang membantu wisatawan memperoleh rekomendasi destinasi, atraksi, kuliner, akomodasi, hingga penyusunan rencana perjalanan secara lebih personal.

Dalam konteks wisata tematik, MaiA mampu memberikan rekomendasi perjalanan berdasarkan minat wisatawan, seperti wisata kopi, gastronomi, wellness, heritage, ekowisata, maupun wisata budaya.

"Dengan demikian, wisatawan tidak hanya memperoleh daftar destinasi, tetapi juga rekomendasi aktivitas, produk lokal yang dapat dieksplorasi, serta pengalaman khas yang sesuai dengan preferensinya," kata dia.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Luar Negeri
Belarus Cemas Jumlah Latiha...
Luar Negeri
Insiden Maut Chiang Rai: Te...

Yen Jepang Makin Terperosok Dekati Rekor Terendah

38 menit yang lalu | Deri Henriawan

Luar Negeri
Yen Jepang Makin Terperosok...
Luar Negeri
Armenia Terbelah Dua Kubu A...
Ada Event Lari Lintas Alam, Jalur Pendakian Gunung Gede Pangrango Ditutup Seminggu

Ada Event Lari Lintas Alam, Jalur Pendakian Gunung Gede Pangrango Ditutup Seminggu

23 Jun 2026
Pilihan Pembaca
# 7
Menanti laporan MSCI, 23 Juni 2026
📅 Selasa, 23-Jun-2026
# 7
Menanti laporan MSCI, 23 Juni 2026
📅 Selasa, 23-Jun-2026
Menanti laporan MSCI, 23 Juni 2026
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.