Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Cuaca Kota-kota Besar di Wilayah Indonesia Berawan hingga Hujan Ringan

📅 Senin, 29 Jun 2026, 08:19 WIB | Oleh: Tim Penulis
Cuaca Kota-kota Besar di Wilayah Indonesia Berawan hingga Hujan Ringan Doc: ANTARA
Ket. Ilustrasi - Sejumlah warga menggunakan payung saat berjalan di trotoar yang berada di depan Bundaran HI di Jakarta.

JAKARTA – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini berupa potensi hujan ringan, sedang, hingga lebat, yang dapat disertai kilat dan angin kencang di berbagai kota besar di Indonesia pada Senin (29/6).

Dikutip dari laman resmi BMKG di Jakarta, prakirawan Sufia Nur Ahadiah menerangkan secara umum daerah konvergensi memanjang di Samudra Hindia barat Sumatera Utara, dari Samudra Hindia barat Lampung hingga Samudra Hindia barat Bengkulu, di pesisir timur Kalimantan Timur, dari Teluk Bone hingga Selat Makassar bagian selatan.

Kondisi tersebut mampu meningkatkan potensi pertumbuhan awan hujan di sepanjang daerah yang dilewati konvergensi atau konfluensi.

Oleh karena itu pihaknya memprakirakan beberapa kota besar akan berpotensi mengalami hujan sedang hingga sangat lebat disertai petir dan angin kencang, yakni di wilayah Pekanbaru (Riau), Tanjung Pinang (Kepulauan Riau), Padang (Sumatera Barat), Pontianak (Kalimantan Barat), dan Mamuju (Sulawesi Barat).

Sementara itu beberapa kota besar lainnya akan mengalami hujan ringan hingga sedang, yaitu wilayah Banda Aceh, Medan (Sumatera Utara), Jambi, Bengkulu, Palembang (Sumatera Selatan), Bandar Lampung, Tanjung Selor (Sulawesi Utara), Samarinda (Kalimantan Timur), Manado (Sulawesi Utara), Ambon (Maluku), Manokwari (Papua Barat) , Jayapura (Papua), dan Jayawijaya (Papua Pegunungan).

Adapun kota besar yang diprakirakan hanya akan mengalami kondisi berawan pada hari ini, yakni wilayah Pangkal Pinang (Kepulauan Bangka Belitung), Jakarta, Serang (Banten), Bandung (Jawa Barat), Semarang (Jawa Tengah), Yogyakarta, Surabaya (Jawa Timur), Palangka Raya (Kalimantan Tengah), Banjarmasin (Kalimantan Selatan), Denpasar (Bali), Mataram (Nusa Tenggara Barat/NTB), Kupang (Nusa Tenggara Timur/NTT), Makassar (Sulawesi Selatan), Kendari (Sulawesi Tenggara), Palu (Sulawesi Tengah), Gorontalo, Ternate (Maluku Utara), Sorong (Papua Barat Daya), dan Merauke (Papua Selatan).

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Lulusan Banyak, Tapi Tak Sesuai Kebutuhan Industri? Menaker Ungkap Solusinya
    Artikel yang sangat edukatif dalam membedah akar permasalahan ...
  • Kemenperin Perkuat Industri Otomotif Nasional lewat Peningkatan TKDN dan SNI
    Saya sangat sependapat dengan pandangan komprehensif Bapak Saleh ...
  • Pelumasan Sintetis Dorong Produktivitas dan Daya Saing Industri Plastik
    Informasi spesifik mengenai penghematan konsumsi energi hingga 10 ...
  • Kemenperin akan Gunakan Nilai Tambah untuk Ukur Kinerja Manufaktur
    Keberhasilan Indonesia menempati peringkat ke-12 dunia sekaligus memimpin ...
  • Kemenperin akan Arahkan Industri 2027 pada Hilirisasi dan Industri Hijau
    Prestasi Indonesia yang berhasil naik ke peringkat 12 ...
Advertisement
kai-expo-detail-sidebar
Megapolitan
Pemkot Bogor Dorong Peran P...
Megapolitan
Pemkot Bogor Segera Tata PK...

Wisatawan Taiwan Coba Ditarik ke Indonesia

1 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Luar Negeri
Wisatawan Taiwan Coba Ditar...
Daerah
Ekonomi Papua Sangat Bergan...
Megapolitan
Pemprov Banten Beri Bantuan...
Advertisement
BMKG: Sebanyak 25 Kabupaten/Kota di Jawa Tengah Berstatus Awas Kekeringan

BMKG: Sebanyak 25 Kabupaten/Kota di Jawa Tengah Berstatus Awas Kekeringan

03 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.