Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Secercah Harapan Damai: Trump Nyatakan Siap Akhiri Konflik Meski Selat Hormuz Masih Terblokade

📅 Selasa, 31 Mar 2026, 22:03 WIB | Oleh:
Secercah Harapan Damai: Trump Nyatakan Siap Akhiri Konflik Meski Selat Hormuz Masih Terblokade Doc: AFP/Brendan Smialowski

MOSKOW - Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengatakan kepada para stafnya bahwa dia siap mengakhiri operasi militer terhadap Iran bahkan jika Selat Hormuz sebagian besar masih ditutup.

Laporan itu ditulis The Wall Street Journal, Senin (30/3), dengan mengutip sejumlah pejabat pemerintahan Amerika, sebagaimana dikutip RIA Novosti pada Selasa (31/3).

Menurut laporan tersebut, dalam beberapa hari terakhir, Trump dan para stafnya menyimpulkan bahwa misi untuk membuka Selat Hormuz secara penuh berpotensi memperpanjang konflik di luar rencana awal operasi, yang diperkirakan berlangsung antara empat hingga enam pekan.

Trump memutuskan bahwa Washington sebaiknya berfokus pada tujuan utamanya, yakni membatasi kemampuan angkatan laut Iran dan persediaan rudalnya, serta meredakan permusuhan yang sedang berlangsung, sambil secara bersamaan menekan Teheran untuk memulihkan kelancaran arus perdagangan.

Jika upaya tersebut tidak membuahkan hasil, Washington disebut akan mendorong sekutu-sekutunya di Eropa dan negara-negara Teluk Persia untuk mengambil peran lebih besar dalam membuka kembali jalur pelayaran strategis tersebut.

Laporan itu juga menyebutkan bahwa Trump masih mempertimbangkan opsi militer tambahan, tetapi langkah tersebut bukan menjadi prioritas utama dalam strateginya saat ini.

Pada akhir Februari lalu, Amerika Serikat dan Israel melancarkan serangan terhadap sejumlah target di Iran, termasuk di ibu kota Teheran, yang menyebabkan kerusakan serta korban di kalangan sipil. Iran kemudian membalas dengan melancarkan serangan ke wilayah Israel dan fasilitas militer milik Amerika yang berada di Timur Tengah.

Eskalasi di sekitar Iran tersebut telah menyebabkan blokade de facto di Selat Hormuz, jalur penting bagi pengiriman minyak dan gas alam cair dari negara-negara Teluk Persia ke pasar global. Situasi itu juga berpengaruh terhadap tingkat ekspor dan produksi minyak di kawasan, sehingga mendorong kenaikan harga bahan bakar di sebagian besar negara di dunia. Ant/Sputnik/RIA Novosti

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
gaia musik festival

Daerah
UMKM di Subang Didominasi S...
Luar Negeri
Oposisi Norwegia Tuntut Spa...
Daerah
Pemkot Bandung Usut Kasus P...
Luar Negeri
Prancis Perketat Investasi ...

Bau Badan Menyengat, Seorang Penumpang Transjakarta Diturunkan di Kampung Melayu, Manusiawikah?

Bau Badan Menyengat, Seorang Penumpang Transjakarta Diturunkan di Kampung Melayu, Manusiawikah?

04 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.