WFH Tinggal Hitungan Hari, Airlangga Pastikan Kepastian Segera Datang
📅 Jumat, 27 Mar 2026, 22:05 WIB | Oleh: Tim PenulisJAKARTA – Kebijakan kerja dari rumah (WFH) mencerminkan pergeseran paradigma kerja menuju fleksibilitas dan efisiensi berbasis teknologi.
Dari sisi produktivitas, WFH dapat meningkatkan output pada pekerjaan yang bersifat individual dan berbasis digital, sekaligus menekan biaya operasional perusahaan.
Namun, efektivitasnya sangat bergantung pada kesiapan infrastruktur, disiplin kerja, serta sistem pengukuran kinerja yang jelas.
Di sisi lain, WFH juga menghadirkan tantangan, seperti menurunnya kolaborasi tim, potensi kelelahan digital (burnout), hingga kaburnya batas antara kehidupan kerja dan personal.
Karena itu, banyak organisasi kini mengarah pada model hybrid sebagai titik tengah—menggabungkan fleksibilitas WFH dengan kebutuhan interaksi langsung—guna menjaga keseimbangan antara produktivitas, inovasi, dan kesejahteraan karyawan.
Sebaiknya Anda baca juga:
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto memastikan pemerintah akan segera mengumumkan kebijakan kerja dari rumah atau work from home (WFH) sebelum akhir Maret.
“Akan diumumkan (kebijakan WFH) sebelum akhir bulan (Maret),” kata Airlangga saat ditemui di kantornya, Jakarta, Jumat (27/3).
Kebijakan tersebut diinisiasi sebagai langkah untuk menekan konsumsi bahan bakar minyak (BBM), di tengah tekanan harga energi global.
Sebaiknya Anda baca juga:
Sebelumnya, Airlangga menjelaskan skema WFH direncanakan berlaku satu hari dalam sepekan bagi aparatur sipil negara (ASN), termasuk Pegawai Negeri Sipil (PNS) dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK). Sementara itu, untuk sektor swasta, kebijakan tersebut bakal bersifat imbauan.
Meski demikian, pemerintah belum menetapkan tanggal pasti pengumuman kebijakan tersebut.
“Kira-kira minggu ini,” ujarnya.
Adapun pemerintah telah memutuskan untuk menerapkan kebijakan WFH satu hari dalam sepekan, yakni setiap Jumat. Langkah ini disiapkan sebagai respons terhadap kenaikan harga minyak dunia yang dipicu oleh ketegangan di kawasan Timur Tengah.
Di sisi lain, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyatakan keputusan terkait kebijakan WFH telah final dan akan segera diumumkan oleh pemerintah.
“Sudah diputuskan, nanti diumumkan, bukan saya yang ngomong, bukan saya (mengumumkan) nanti, Pak Menko Perekonomian (Airlangga Hartarto),” kata Purbaya.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!