Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Gubernur DKI Jamin Nasib P3K Tetap Stabil, Sambil Tunggu Arahan Pusat Soal Aturan WFH

📅 Sabtu, 28 Mar 2026, 07:20 WIB | Oleh:
Gubernur DKI Jamin Nasib P3K Tetap Stabil, Sambil Tunggu Arahan Pusat Soal Aturan WFH Doc: Koran Jakarta/Paundra Zakirulloh
Ket. Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memprediksi adanya lonjakan pendatang baru ke ibu kota usai momentum Lebaran tahun ini. Di sisi lain, Pemprov juga memastikan kebijakan ketenagakerjaan tetap kondusif, termasuk bagi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K).

JAKARTA - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memprediksi adanya lonjakan pendatang baru ke ibu kota usai momentum Lebaran tahun ini. Di sisi lain, Pemprov juga memastikan kebijakan ketenagakerjaan tetap kondusif, termasuk bagi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K).

Gubernur DKI Jakarta menyebutkan, jumlah pendatang yang masuk ke Jakarta diperkirakan mencapai 10 hingga 12 ribu orang. Angka tersebut masih bersifat sementara dan dihitung berdasarkan tren mobilitas masyarakat yang kembali ke Jakarta bersama keluarga.

"Kami memprediksi akan ada kenaikan pendatang kurang lebih 10 sampai 12 ribu orang," kata Gubernur.

Ia menegaskan, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta tidak akan melakukan operasi yustisi terhadap pendatang baru. Namun, setiap warga yang datang diminta memiliki kesiapan, baik dari sisi pekerjaan maupun tempat tinggal.

"Jakarta tidak ada operasi yustisi, tetapi siapa pun yang datang harus mempersiapkan diri," ujarnya.

Di sisi lain, Pemprov DKI juga menyoroti kebijakan kerja fleksibel atau work from anywhere (WFA) atau Work From Home (WFH) yang tengah dibahas Pemerintah Pusat. Pemerintah daerah memastikan akan mengikuti sepenuhnya regulasi yang nantinya ditetapkan secara nasional.

"Kami akan mengikuti sepenuhnya apa yang menjadi arahan Pemerintah Pusat," tegasnya.

Selain itu, perhatian juga diberikan pada nasib tenaga P3K yang saat ini masih dalam tahap penyesuaian kebijakan. Gubernur memastikan bahwa Pemprov DKI Jakarta akan berupaya menjaga stabilitas tenaga kerja tanpa adanya pemutusan hubungan kerja.

"Yang jelas Pemerintah DKI Jakarta akan berusaha tidak ada pemberhentian kerja," katanya.

Lebih lanjut, Pemprov DKI Jakarta juga menyatakan komitmennya untuk mendukung kebijakan Pemerintah Pusat dalam penataan kawasan permukiman, termasuk di sepanjang rel kereta api. Permasalahan hunian di area tersebut disebut sebagai isu lama yang terus ditangani secara bertahap.

Salah satu langkah yang dilakukan adalah relokasi warga ke rumah susun yang telah disiapkan pemerintah. Skema ini juga mencakup pembebasan biaya sewa selama enam bulan sebagai bentuk stimulus awal bagi masyarakat terdampak.

Dengan kombinasi kebijakan tersebut, Pemprov DKI Jakarta berharap dapat menjaga keseimbangan antara pertumbuhan penduduk, stabilitas sosial, dan penataan kawasan kota. Pemerintah juga menekankan pentingnya kesiapan individu bagi para pendatang untuk beradaptasi di ibu kota.

Like, Share, Comment:

Komentar (3)

Gersi Anak
Gersi Anak
05 Apr 2026, 21:48 WIB.

Komentar dihapus otomatis karena terindikasi sebagai spam

Balas
Gersi Anak
Gersi Anak
05 Apr 2026, 21:48 WIB.

Komentar dihapus otomatis karena terindikasi sebagai spam

Balas
Gersi Anak
Gersi Anak
05 Apr 2026, 21:48 WIB.

Komentar dihapus otomatis karena terindikasi sebagai spam

Balas
Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar

Serius Ada Cadangan Beras 4,8 Juta Ton? Kok Beras Tetap Mahal

52 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Nasional
Serius Ada Cadangan Beras 4...

Tak Dijamin JKN, Bisa Masuk Program Berani

1 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Tak Dijamin JKN, Bisa Masuk...

Kasus Kapal Virgo, Empat Tersangka Ditetapkan

1.5 jam yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Kasus Kapal Virgo, Empat Te...
Advertisement
Jakarta World Cinema 2026 Siap Digelar, Hadirkan 207 Film dari 69 Negara

Jakarta World Cinema 2026 Siap Digelar, Hadirkan 207 Film dari 69 Negara

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.