Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Rakernas APEKSI 2026: Bima Arya Dorong Pemerintah Kota Garap 'City Branding'

📅 Kamis, 02 Jul 2026, 17:05 WIB | Oleh:
Rakernas APEKSI 2026: Bima Arya Dorong Pemerintah Kota Garap 'City Branding' Doc: Kemendagri
Ket. Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Bima Arya Sugiarto mendorong para wali kota di seluruh Indonesia terus memperkuat inovasi dan kepemimpinan yang adaptif guna meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) sekaligus menjaga kualitas pelayanan publik.

JAKARTA - Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Bima Arya Sugiarto mendorong para wali kota di seluruh Indonesia terus memperkuat inovasi dan kepemimpinan yang adaptif guna meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) sekaligus menjaga kualitas pelayanan publik. Hal itu disampaikan saat menjadi pembicara pada Rapat Kerja Nasional (Rakernas) XVIII Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) 2026 bertema Kota Tangguh Bangsa Berdaulat di Grand City Hall Medan, Sumatera Utara, Rabu (1/7/2026).

Menurut Bima, kepala daerah saat ini menghadapi tantangan yang semakin kompleks sehingga dibutuhkan kepemimpinan yang mampu menghadirkan solusi melalui berbagai inovasi.

"Banyak cobaan dan ujian yang dihadapi kepala daerah hari ini. Namun, sejatinya jawabannya ada di Bapak-Ibu sendiri. Praktik-praktik terbaik itu ada di kawan-kawan kita sendiri. Kami di Kemendagri melihat dengan bangga dan optimistis bagaimana kota-kota mampu menjadi survivor dan transformer melalui berbagai inisiatif kepemimpinan," ujar Bima.

Ia menjelaskan, tantangan tersebut mencakup dinamika geopolitik global, pelaksanaan berbagai kebijakan nasional, hingga pemenuhan janji kampanye kepala daerah. Karena itu, menurutnya, inovasi menjadi faktor penting agar pemerintah daerah tetap mampu meningkatkan kinerja pemerintahan dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

Bima menegaskan, peningkatan PAD tidak cukup hanya mengandalkan pemanfaatan teknologi. Pemerintah daerah juga perlu melakukan reformasi tata kelola pendapatan, menerapkan digitalisasi yang tepat sasaran, memperkuat kolaborasi, serta memastikan kepala daerah terlibat langsung dalam setiap proses pelaksanaannya.

Ia mengapresiasi sejumlah pemerintah kota yang dinilai berhasil meningkatkan PAD dan kualitas pelayanan publik melalui berbagai inovasi yang diterapkan.

"Best practices itu banyak. Pak Menteri juga sering menyebut kota-kota yang langsung melakukan langkah-langkah inovasi seperti Kota Malang dan Kota Pekanbaru," katanya.

Selain itu, Bima mendorong setiap daerah membangun identitas kota atau city branding yang kuat sebagai strategi meningkatkan daya saing. Menurutnya, city branding bukan hanya membangun citra daerah, tetapi juga menjadi sarana menarik investasi, mengembangkan sektor pariwisata, serta meningkatkan pendapatan daerah.

Ia juga menilai pengembangan sport tourism menjadi salah satu peluang yang dapat dimanfaatkan pemerintah kota. Setiap daerah memiliki karakteristik dan potensi yang berbeda sehingga perlu dikembangkan melalui kolaborasi antara pemerintah daerah, komunitas, dan pelaku ekonomi kreatif.

Di akhir pemaparannya, Bima mengingatkan para kepala daerah agar terus menjaga integritas, memperkuat koordinasi dengan Kemendagri, serta saling berbagi praktik terbaik antardaerah. Menurutnya, kolaborasi dan kepemimpinan yang inovatif menjadi modal utama pemerintah kota dalam menghadapi berbagai tantangan pembangunan di masa mendatang.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • UU Reforma Agraria Ditantang Bereskan Akar Konflik Tanah
    Menterinya aja kena OTT KPK :D
  • Menekraf: Aplikasi Digital Kini Jadi Denyut Nadi Aktivitas Masyarakat, Jadi Mesin Baru Pertumbuhan Ekonomi Indonesia
    Membaca pemaparan komprehensif ini membuat saya semakin optimis ...
  • Ekonomi Kreatif dan UMKM Jakarta Mulai Andalkan Cetak 3D untuk Produksi Skala Kecil
    Mengetahui fakta bahwa penggunaan filamen berbasis PLA yang ...
  • Industri Baterai Dipacu, Transisi Energi dan Ekonomi Digital Jadi Kunci
    Ulasan yang sangat komprehensif dari Koran Jakarta mengenai ...
  • Bos Perusahaan AI Dunia Ingin Perlambat Pengembangan, Persaingan AS-Tiongkok Jadi Hambatan
    Sangat disayangkan melihat bagaimana niat baik untuk mengkaji ...
Megapolitan
Kebakaran TPAS Galuga Makin...
Daerah
Waspada HIV! Dinkes Bima Te...
Nasional
Terungkap! Begini Jejak Jar...
Daerah
El Nino Bikin Satwa Liar Be...
Advertisement
BI: Rupiah Makin Mendunia Berkat QRIS Antarnegara

BI: Rupiah Makin Mendunia Berkat QRIS Antarnegara

16 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.