Sudinhub Jakarta Timur Terapkan Rekayasa Lalin di Simpang Cakung demi Cegah Macet
📅 Rabu, 22 Jul 2026, 09:14 WIB | Oleh: Tim PenulisJAKARTA – Suku Dinas Perhubungan (Sudinhub) Jakarta Timur menerapkan rekayasa lalu lintas di kawasan simpang kolong Cakung sebagai upaya mencegah kemacetan kendaraan pada jam sibuk.
"Mengarah ke Jalan Cacing (Cakung-Cilincing), sementara diarahkan lurus dan berputar di U-turn (putaran balik) depan Polsek Cakung untuk menghindari ketersendatan di persimpangan," kata Kepala Suku Dinas Perhubungan Jakarta Timur Harlem Simanjuntak saat dihubungi ANTARA di Jakarta, Rabu (22/7).
Harlem menyebutkan rekayasa lalu lintas yang diberlakukan itu hanya untuk kendaraan berukuran besar seperti truk.
"Sementara untuk yang diarahkan berputar di depan Polsek Cakung hanya kendaraan besar," ujarnya.
Dia menjelaskan, sejak pukul 07.00 WIB secara umum kondisi lalu lintas di Jalan Raya Bekasi, tepatnya di Simpang Kolong Cakung terpantau ramai, namun masih lancar.
Sebaiknya Anda baca juga:
Sementara itu, arus kendaraan menuju Jalan Raya Cakung-Cilincing mulai mengalami peningkatan volume.
"Untuk situasi lalu lintas pagi ini di Jalan Raya Bekasi, baik yang mengarah Pulogadung maupun Bekasi ramai lancar. Untuk Jalan Cakung-Cilincing terjadi perlambatan namun arus lain mengalir karena masih ada antrean masuk Depo," jelas Harlem.
Menurut dia, petugas Sudinhub di lapangan terus melakukan pemantauan dan pengaturan arus lalu lintas secara situasional. Rekayasa arus akan disesuaikan dengan perkembangan kondisi di lapangan untuk menjaga kelancaran mobilitas masyarakat.
Harlem mengimbau, pengendara bisa mengikuti arahan petugas dan mematuhi rambu lalu lintas yang berlaku agar perjalanan tetap aman dan arus kendaraan tetap terkendali selama jam sibuk pagi.
Sebelumnya, Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Metro Jakarta Timur mengungkapkan, kemacetan parah yang terjadi di ruas Jalan Raya Bekasi hingga Jalan Raya Cakung-Cilincing dipicu akibat aktivitas bongkar muat truk di sejumlah depo.
"Betul, jadi penyebab kemacetan panjang itu akibat truk-truk bongkar muat di beberapa depo di Cakung," kata Kasat Lantas Polres Metro Jakarta Timur Kompol Harnas Prihandito saat dikonfirmasi di Jakarta, Selasa (21/7).
Banyaknya truk yang keluar masuk area depo menyebabkan kapasitas jalan berkurang sehingga arus kendaraan tersendat, terutama pada jam-jam sibuk.
Perlambatan arus lalu lintas di Jalan Raya Bekasi maupun Jalan Raya Cakung-Cilincing semakin terjadi, apalagi jalur tersebut merupakan jalur utama bagi kendaraan pribadi, angkutan umum, dan kendaraan logistik.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!