Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Karhutla Jadi Fokus, Pemkab Kotim Tingkatkan Upaya Pencegahan dan Penanganan.

📅 Rabu, 22 Jul 2026, 09:57 WIB | Oleh:
Karhutla Jadi Fokus, Pemkab Kotim Tingkatkan Upaya Pencegahan dan Penanganan. Doc: Antara Foto
Ket. Wakil Bupati Kotim Irawati (kanan) meninjau pemadaman karhutla di Kilometer 10 Jalan Tjilik Riwut, Sampit, Selasa (21/7).

Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Kalimantan Tengah terus mengoptimalkan penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) guna mencegah terjadinya kerusakan ekologis.

“Karena karhutla ini dampaknya sangat luas, dapat mengakibatkan kerusakan ekologis, menurunkan keanekaragaman hayati, memperburuk perubahan iklim, serta memicu kabut asap yang mengganggu pendidikan, kesehatan masyarakat, hingga transportasi darat, laut dan udara,” kata Wakil Bupati Kotim Irawati di Sampit, Rabu.

Irawati menegaskan pencegahan karhutla memerlukan keterlibatan seluruh pihak, karena dampak yang ditimbulkan tidak hanya merusak lingkungan, tetapi juga mengganggu aktivitas sosial dan ekonomi masyarakat.

Oleh sebab itu, pemerintah daerah mengajak seluruh elemen masyarakat memperkuat kepedulian terhadap lingkungan serta mendukung upaya pencegahan agar kejadian serupa tidak terus berulang selama musim kemarau.

Kemarin Wabup meninjau langsung proses pemadaman karhutla di sekitar jalan Tjilik Riwut Kilometer 10 ruas Sampit-Palangka Raya sebagai bentuk dukungan terhadap upaya pengendalian kebakaran.

Ia menyebut upaya pemadaman di lokasi tersebut telah berlangsung selama dua hari, dikarenakan adanya perluasan kebakaran yang dipengaruhi medan gambut dan kekeringan di wilayah sekitarnya.

Dalam peninjauan itu, Irawati menyampaikan apresiasi kepada Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kotim beserta seluruh petugas gabungan yang terus bekerja di lapangan memadamkan api dan mencegah kebakaran meluas.

Ia menilai kerja keras petugas menjadi bagian penting dalam meminimalkan dampak karhutla, terutama pada musim kemarau yang meningkatkan potensi terjadinya kebakaran di sejumlah wilayah.

Irawati mengimbau masyarakat, khususnya pemilik lahan dan kebun agar tidak membuka lahan dengan cara membakar, baik secara sengaja maupun akibat kelalaian yang dapat memicu meluasnya kebakaran.

Berdasarkan data BPBD Kotim sejak Januari hingga 18 Juli 2026, karhutla telah menghanguskan sedikitnya 171,9 hektare lahan. Dalam periode tersebut terdeteksi 423 titik panas (hotspot) dan terjadi 85 kejadian karhutla, dengan 77 kejadian diantaranya berhasil ditangani oleh petugas gabungan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Panglima TNI Imbau Masyarakat Tidak Mudah Terprovokasi Informasi yang Belum Terverifikasi.
    Preview komentar:
    terimakasih bapak panglima,TNI siap menjaga keamanan masyarakat INdonesia
    TNI selalu dihati, dari rakyat memang benar untuk ...
  • Dibayangi Eskalasi Geopolitik, 10 Agustus 2026
    Preview komentar:
    Fluktuasi nilai tukar Rupiah yang rentan terhadap kebijakan ...
  • Logistik Hijau Dinilai Kunci Menangkan Persaingan Industri
    Preview komentar:
    Inisiatif mulia dari Kementerian Kehutanan terkait optimalisasi rute ...
Advertisement
injourney
Advertisement
asd
Advertisement
astra
Advertisement
bankjakarta-detail-mobile
Olahraga
Penonton Boleh Hadir di Sta...

Gelaran Liga Super Akan Dihadiri Penonton Tandang

25 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Gelaran Liga Super Akan Dih...
Daerah
BNPB: Karhutla di Magetan d...

KAI Beri Promo Diskon Tiket Kereta Spesial 17-an

37 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Nasional
KAI Beri Promo Diskon Tiket...
Advertisement
astra
Advertisement
bankjakarta-detail-mobile
18 Agustus 2026 Cuti Bersama atau Tidak? Ini Daftar Libur dan Long Weekend Agustus

18 Agustus 2026 Cuti Bersama atau Tidak? Ini Daftar Libur dan Long Weekend Agustus

11 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.