Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Cegah Karhutla Sejak Dini, Manggala Agni Latih Masyarakat Peduli Api di Kalimantan Barat.

📅 Rabu, 22 Jul 2026, 10:00 WIB | Oleh:
Cegah Karhutla Sejak Dini, Manggala Agni Latih Masyarakat Peduli Api di Kalimantan Barat. Doc: Antara Foto
Ket. Kegiatan pembinaan Masyarakat Peduli Api (MPA) Kota Singkawang dan Kabupaten Sambas pada Selasa (21/7).

Manggala Agni Daops Kalimantan IX/Singkawang memperkuat kapasitas Masyarakat Peduli Api (MPA) di Kota Singkawang dan Kabupaten Sambas sebagai upaya meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat dalam mencegah kebakaran hutan dan lahan (karhutla), terutama menghadapi musim kemarau.  

Kepala Manggala Agni Daops Kalimantan IX/Singkawang Yuyu Wahyudin di Singkawang, Selasa, mengatakan pelatihan tersebut merupakan kegiatan Kementerian Lingkungan Hidup melalui Badan Pengendalian Lingkungan Hidup dan Deputi Bidang Penegakan Hukum Lingkungan Hidup yang dilaksanakan di dua wilayah, yakni Kota Singkawang dan Kabupaten Sambas.

Menurut dia, pelatihan tersebut bertujuan memperkuat masyarakat aktif dalam pencegahan, deteksi dini, serta penanggulangan karhutla, termasuk kebakaran di kawasan peran lahan gambut yang memiliki tingkat kerawanan tinggi.  

“Kelompok Masyarakat Peduli Api diharapkan menjadi garda terdepan dalam pengawasan wilayahnya masing-masing sehingga potensi kebakaran dapat dicegah sejak dini,” kata Yuyu.

Ia menjelaskan peserta pelatihan juga diberikan pemahaman mengenai dampak karhutla terhadap lingkungan, kesehatan masyarakat, dan perekonomian, sekaligus dibekali keterampilan teknis penanganan awal kebakaran serta pengetahuan mengenai ketentuan hukum terkait pembakaran hutan dan lahan. 

Selain memperkuat kapasitas MPA, Manggala Agni juga mengintensifkan patroli terpadu pencegahan karhutla di Kabupaten Sambas yang berlangsung mulai 20 Juli hingga 6 Agustus 2026.

Patroli selama 18 hari tersebut dikhususkan di dua desa yang menjadi prioritas pengawasan, yakni Desa Sungai Baru, Kecamatan Teluk Keramat, dan Desa Sungai Nilam, Kecamatan Jawai, Kabupaten Sambas.

Yuyu mengatakan patroli terpadu yang melibatkan personel Manggala Agni, TNI, Polri, serta Masyarakat Peduli Api sebagai langkah antisipatif untuk mendeteksi potensi kebakaran sebelum meluas.

"Kami tidak menunggu api muncul baru bergerak. Kehadiran petugas di lapangan menjadi kunci utama pencegahan sehingga potensi kebakaran dapat diketahui dan ditangani secepat mungkin," ujarnya.

Ia menambahkan, patroli terpadu dilaksanakan melalui tiga strategi utama, yakni deteksi dini dan pemeriksaan lapangan terhadap titik panas ( hotspot ), pemeriksaan ketersediaan sumber udara dan kondisi sekat kanal, edukasi secara persuasif kepada masyarakat melalui kunjungan dari rumah ke rumah mengenai bahaya serta sanksi hukum pembakaran lahan, serta menyiagakan peralatan pemadaman portabel agar kebakaran kecil dapat segera dipadamkan sebelum berkembang menjadi lebih luas.

Menurut Yuyu, sinergi antara pemerintah, aparat keamanan, dan masyarakat menjadi faktor penting dalam menekan risiko karhutla, sehingga pelatihan MPA dan patroli terpadu diharapkan mampu memperkuat sistem pencegahan berbasis masyarakat di wilayah rawan kebakaran.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Daerah
Kemeriahan Gebyar PAUD Yogy...
Megapolitan
Pelatihan Mengemudi Becak L...
Olahraga
Ganda Campuran Indonesia Ra...
Advertisement
Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.