Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Menaker Beberkan Hasil Magang Nasional: 30 Persen Peserta Langsung Ditawari Kerja

📅 Senin, 20 Jul 2026, 19:09 WIB | Oleh:
Menaker Beberkan Hasil Magang Nasional: 30 Persen Peserta Langsung Ditawari Kerja Doc: ANTARA/Khaerul Izan
Ket. Tangkapan layar Menteri Ketenagakerjaan Yassierli saat Rapat Kerja dengan Komisi IX DPR RI di Jakarta, Senin (20/7).

JAKARTA - Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli mengatakan bahwa sekitar 30 persen peserta program magang nasional ditawari bekerja di perusahaan tempat mereka magang.

"Kami sudah melakukan evaluasi di hari terakhir magang dan hasilnya 30 persen dari semua peserta itu ditawari bekerja," kata Yassierli di Jakarta, Senin (20/7), saat rapat kerja dengan Komisi IX DPR.

Ia menjelaskan bahwa Kemnaker pada 2025 menerima sebanyak 102.696 peserta magang nasional dan jumlah tersebut terdiri dari peserta magang di kementerian atau lembaga serta perusahaan.

Menurut dia, data 30 persen tersebut menunjukkan bahwa program tersebut dapat menjadi pijakan para pencari kerja baru.

"Untuk mereka yang magang di kementerian, tentu tidak mendapatkan penawaran pekerjaan. Karena rekrutmen di kementerian atau lembaga dilakukan terpusat berdasarkan formasi yang ada dari KemenPAN-RB (Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi)," ujarnya.

Yassierli menambahkan, dalam rangka meningkatkan sumber daya manusia (SDM) yang unggul di dunia kerja, Kemnaker juga memiliki program unggulan bagi para pekerja.

Kedua program tersebut yaitu pemagangan nasional dan pelatihan vokasi, lanjut dia, merupakan upaya Kemnaker untuk menyiapkan angkatan kerja agar bisa memiliki kompetensi yang memadai.

"Untuk kemudian mereka bisa siap bekerja di dalam negeri atau di luar negeri," katanya menambahkan.

Yassierli memastikan bahwa Kemnaker terus berupaya hadir untuk membantu semuanya, mulai dari pencari kerja, pekerja, hingga pekerja yang terkena PHK.

"Jadi dari segi penerima manfaat, sebenarnya dari semua segmen mulai mereka mencari kerja sampai kemudian kalau seandainya mereka terkena PHK ada perlindungannya," ucapnya. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Batang Menekan Sisa Anggaran Lebih

31 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Batang Menekan Sisa Anggara...

Jelang Kompetis, Stadion Maguwoharjo Ditinjau Panpel

37 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Jelang Kompetis, Stadion Ma...

Perkuat Pertahanan, PSIM Rekrut Ahmad Agung

46 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Perkuat Pertahanan, PSIM Re...

Rupiah Menguat, Harga Emas Turun

58 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Rupiah Menguat, Harga Emas ...
Luar Negeri
PM Baru Inggris Langsung Ba...

Jaksel dan Jaktim Bakal Diguyur Hujan

1 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Jaksel dan Jaktim Bakal Dig...
Luar Negeri
Kebakaran Hutan di Spanyol,...

Puhiri Merapat ke Persis Solo untuk Kompetisi Mendatang

1.5 jam yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Puhiri Merapat ke Persis So...
Demo Besar-besaran di Kawasan Gambir, Ribuan Personel Disiagakan

Demo Besar-besaran di Kawasan Gambir, Ribuan Personel Disiagakan

21 Jul 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.