Nggak Perlu Khawatir, BPH Migas Jamin BBM Cukup Saat Arus Balik
📅 Senin, 23 Mar 2026, 22:35 WIB | Oleh: Tim PenulisJAKARTA – Di tengah padatnya arus balik, satu hal yang sering luput dari perhatian tapi krusial banget adalah ketersediaan BBM. Bayangkan kalau perjalanan panjang harus tersendat hanya karena kehabisan bahan bakar—tentu bikin situasi makin ruwet.
Makanya, jaminan stok BBM nasional jadi kunci agar perjalanan tetap lancar. Dengan pasokan yang aman, pengemudi nggak perlu khawatir mencari-cari SPBU di tengah kemacetan. Cukup fokus di jalan, atur ritme perjalanan, dan tetap jaga kondisi tubuh.
Di momen seperti ini, kelancaran distribusi BBM bukan cuma soal energi, tapi juga soal kenyamanan dan keselamatan. Karena ketika semua berjalan stabil, arus balik pun terasa lebih terkendali, dan perjalanan pulang jadi lebih tenang sampai tujuan.
Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) menyebutkan pasokan energi khususnya bahan bakar minyak (BBM) nasional dalam kondisi yang sangat aman untuk memenuhi permintaan pada masa arus balik dari mudik Lebaran.
“Menjelang arus balik, BPH Migas menegaskan kembali bahwa stok BBM nasional dalam kondisi sangat aman,” ujar Anggota Komite BPH Migas Fathul Nugroho ketika dihubungi dari Jakarta, Senin (23/3).
Sebaiknya Anda baca juga:
Fathul mengimbau kepada masyarakat untuk tetap tenang dan tidak melakukan panic buying. Ia juga meminta kepada masyarakat untuk memanfaatkan layanan Pertamina Delivery Service (PDS) 135 apabila membutuhkan BBM darurat di perjalanan.
Lebih lanjut, ia memaparkan bahwa pada 22 Maret 2026, ketahanan stok BBM nasional berada dalam kondisi sangat memadai, baik untuk BBM subsidi maupun nonsubsidi.
“Penyaluran dari Terminal BBM Pertamina ke berbagai SPBU berjalan lancar tanpa kendala, sehingga masyarakat dapat terlayani dengan baik,” ucapnya.
Sebaiknya Anda baca juga:
Fathul menambahkan bahwa monitoring kualitas BBM juga rutin dilakukan. Hasil dari monitoring itu menunjukkan hasilnya sesuai standar pemerintah, sehingga diharapkan masyarakat merasa aman dan nyaman.
Selain pemantauan nasional, BPH Migas juga memastikan ketahanan pasokan BBM di Pulau Kalimantan dalam kondisi aman. Khusus di Kalimantan Barat, sejak malam takbiran 20 Maret 2026, suplai BBM ke SPBU terus ditingkatkan sebagai tindak lanjut Rapat Koordinasi Posko Nasional Sektor ESDM Ramadhan dan Idul Fitri (RAFI) 2026.
Sejumlah SPBU di Kota Pontianak juga dioperasikan selama 24 jam untuk mengurangi antrean. Berdasarkan pemantauan per 22 Maret 2026, kondisi antrean kendaraan mulai berangsur membaik.
“Langkah ini diharapkan dapat menjaga kenyamanan masyarakat, terutama saat arus mudik dan arus balik,” kata Fathul.
Berdasarkan keterangan Sales Area Manager Pertamina Patra Niaga Kalimantan Barat Widhi Tri Adhi Hidayat, kondisi penyaluran BBM di wilayah Kalimantan Barat per 23 Maret 2026 secara umum berjalan aman dan lancar. Wilayah yang sebelumnya mengalami antrean panjang akibat lonjakan permintaan dan panic buying kini berangsur normal.
"Kondisi antrean di berbagai SPBU di Kota Pontianak dan Kabupaten Kubu Raya sudah normal, sementara di Kabupaten Mempawah, Kabupaten Singkawang, dan Kabupaten. Bengkayang dalam kondisi sedang, sementara Kabupaten Sambas dan Kabupaten Landak masih terus diupayakan untuk mengurangi antrean yang masih relatif padat,” tutur Widhi.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!