Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kemenhub Telah Siapkan Strategi Arus Balik Penyeberangan Sumatra–Jawa

📅 Senin, 23 Mar 2026, 01:15 WIB | Oleh:
Kemenhub Telah Siapkan Strategi Arus Balik Penyeberangan Sumatra–Jawa Doc: Humas Kemenhub
Ket. Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi 

JAKARTA - Kementerian Perhubungan (Kemenhub) menyiapkan strategi khusus untuk menghadapi arus balik Lebaran 2026 di lintas penyeberangan Sumatra–Jawa. Langkah ini dilakukan setelah puncak arus mudik dinilai telah terlewati, dengan fokus pada peningkatan kelancaran dan keselamatan perjalanan masyarakat.

“Puncak arus mudik sudah kita lewati. Saat ini, fokus kita adalah memastikan arus balik dapat dikelola lebih baik,” kata Menteri Perhubungan (Menhub) Dudy Purwagandhi saat memberikan sambutan dalam rapat evaluasi di Kantor PT ASDP Indonesia Ferry (Persero), Merak, Minggu (22/3).

Dalam rapat tersebut, Menhub mengatakan pihaknya bersama para pemangku kepentingan membahas sejumlah langkah antisipatif. Percepatan penerapan mekanisme Tiba Bongkar Berangkat (TBB) dan optimalisasi lima hingga enam dermaga dilakukan guna mengurangi antrean kendaraan saat arus balik.

Seluruh pihak harus siaga menghadapi lonjakan arus balik, dengan respons cepat dan adaptif sesuai kondisi di lapangan. Jika terjadi lonjakan, penerapan TBB harus bisa segera dilakukan secara optimal,” ucap Menhub menegaskan.

Selain itu, pemerintah menyiapkan skema alternatif dengan membuka lintasan Pelabuhan Panjang–Krakatau Bandar Samudra saat terjadi penumpukan kendaraan arus balik. Pemanfaatan teknologi seperti drone juga dilakukan untuk memantau kondisi secara real-time, khususnya di wilayah Bakauheni.

“Pengaturan arus kendaraan dari hulu diperketat melalui delaying system dan optimalisasi buffer zone. Koordinasi dengan Korlantas Polri dilakukan untuk menahan kendaraan sebelum masuk pelabuhan guna mencegah kepadatan,” kata Menhub Dudy.

Sebelumnya, Korlantas Polri menyiapkan rekayasa lalu lintas satu arah nasional pada puncak arus balik Lebaran yang diprediksi terjadi pada 24 Maret 2026. mengatakan, kebijakan tersebut akan diberlakukan berdasarkan hasil traffic counting di Gate Tol Kalikangkung.

“Pada tanggal 24 Maret 2026, prediksi arus balik kami berlakukan one way. Ini berdasarkan data traffic counting di Gate Tol Kalikangkung,” kata Agus Suryonugroho dalam keterangan pers di Jakarta, Minggu.

Ia menjelaskan, jika terjadi peningkatan volume kendaraan, penerapan one way akan dilakukan secara bertahap. Hal ini dilakukan dimulai dari KM 414 Kalikangkung, Semarang, Jawa Tengah. ils/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Heboh Rekening Aktivis Pati Diduga Diblokir, DPR Buka Suara dan Hubungi Bank
    Preview komentar:
    Ini sudah masuk kategori -menghalang-halangi penyampaian pendapat- atau ...
  • Kemenperin Ajak IKM Jadi Pemasok Industri Kendaraan Listrik Nasional
    Preview komentar:
    Langkah Kemenperin yang menjembatani kebutuhan OEM dengan kapasitas ...
  • Bukan Sekadar Hobi, Industri Modifikasi Otomotif jadi Bagian Ekraf, Ciptakan Nilai Tambah Ekonomi
    Preview komentar:
    Langkah kolaboratif antara NMAA, IMI, dan pemerintah ini ...
Advertisement
injourney
Advertisement
astra2
DPR Sebut RUU Perampasan Aset Disusun dengan Hati-hati

DPR Sebut RUU Perampasan Aset Disusun dengan Hati-hati

24 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.