Pesona Lamreh Kembali Dijual, Jangan Abaikan Keamanan Wisatawan!
📅 Selasa, 25 Agu 2026, 08:50 WIB | Oleh: Tim PenulisBANDA ACEH – Sistem pengelolaan destinasi wisata yang jelas menjadi kunci agar pengembangan pariwisata tidak berjalan sporadis.
Tata kelola yang terintegrasi, pembagian peran yang tegas, serta standar pelayanan yang konsisten akan meningkatkan kualitas pengalaman wisatawan sekaligus memberi kepastian bagi pelaku usaha dan masyarakat lokal.
Tanpa pengelolaan yang kuat, potensi destinasi justru berisiko tidak optimal dan sulit berkembang secara berkelanjutan.
Pemerintah Kabupaten Aceh Besar kembali membuka Wisata Bukit Lamreh di Gampong Lamreh, Kecamatan Masjid Raya yang sempat ditutup pada akhir Juni 2026 akibat kasus pungutan liar (pungli) dan pemerasan terhadap pengunjung.
"Pembukaan kembali Bukit Lamreh dilakukan setelah dilakukan berbagai pembahasan dan kesepakatan bersama masyarakat, pemerintah gampong, mukim, serta pihak kecamatan. Bukit Lamreh kini kembali dibuka untuk masyarakat dengan sistem pengelolaan yang lebih jelas," kata Asisten III Setdakab Aceh Besar, Abdullah di Masjid Raya, Senin.
Sebaiknya Anda baca juga:
Ia menjelaskan lokasi wisata tersebut telah dibuka secara resmi dan legal, sehingga ke depan tidak ada lagi kasus pungli dan pemerasan terhadap pengunjung.
Abdullah menyebutkan, pembukaan kembali Bukit Lamreh merupakan hasil kesepakatan antara masyarakat, pemerintah gampong, mukim, dan kecamatan.
Salah satu poin penting yang disepakati adalah adanya jaminan keamanan bagi setiap pengunjung yang datang ke kawasan tersebut.
Sebaiknya Anda baca juga:
“Pembukaan kembali hari ini sudah melalui kesepakatan bersama masyarakat, pemerintah gampong, mukim dan kecamatan. Kita ingin setiap pengunjung yang datang mendapatkan jaminan keamanan, termasuk dari sisi pengelolaannya juga sudah disepakati,” jelasnya.
Sementara itu, Safrizal dari Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga (Disparpora) Aceh Besar, mengatakan, pembukaan kembali Bukit Lamreh menjadi langkah penting dalam membenahi pengelolaan destinasi wisata tersebut.
Menurutnya, Bukit Lamreh memiliki potensi wisata alam yang sangat besar, terutama dengan panorama laut dan perbukitan yang menjadi daya tarik bagi wisatawan.
“Bukit Lamreh ini memiliki potensi yang luar biasa. Karena itu, kita ingin ke depan pengelolaannya dilakukan dengan baik, tertib dan memberikan rasa aman serta nyaman kepada seluruh pengunjung,” ujar Safrizal.
Ia menambahkan, pihaknya akan terus berkoordinasi dengan pemerintah gampong, masyarakat, mukim dan kecamatan dalam memastikan pengelolaan wisata berjalan sesuai kesepakatan.
“Kita berharap dengan dibukanya kembali Bukit Lamreh ini, masyarakat dapat ikut menjaga kawasan wisata, sehingga semakin banyak wisatawan yang datang dan pada akhirnya memberikan dampak positif bagi perekonomian masyarakat sekitar,” katanya.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!