Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

BPBD Sulteng: Sanksi Pidana Akan Diberikan Terkait Pembakaran Lahan dan Hutan

📅 Selasa, 25 Agu 2026, 08:35 WIB | Oleh: Tim Penulis
BPBD Sulteng: Sanksi Pidana Akan Diberikan Terkait Pembakaran Lahan dan Hutan Doc: ANTARA
Ket. Kepala Pelaksana BPBD Sulteng, Asbudianto, saat diwawancara terkait langkah mitigasi penanggulangan bencana daerah.

PALU –Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng) mengingatkan masyarakat terkait sanksi pidana atas unsur kesengajaan dalam pembakaran lahan dan hutan.

“Sanksinya bisa masuk ranah pidana,” kata Kepala Pelaksana BPBD Sulteng, Asbudianto, dalam keterangan di Palu, Senin (24/8).

Dia mengimbau masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara membakar atau membuang puntung rokok sembarangan. Selain itu Polda Sulteng telah mengeluarkan surat edaran terkait sanksi bagi pelaku pembakaran lahan.

Dia mengingatkan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) tidak hanya merusak vegetasi, tetapi juga mengancam habitat satwa dan lahan perkebunan yang menjadi sumber penghidupan masyarakat.

Karhutla terjadi beruntun di Sulteng pada 17–22 Agustus 2026. Data BPBD Sulteng mencatat enam kejadian yang tersebar di Kabupaten Tojo Una-Una, Donggala, dan Kota Palu, dengan sedikitnya 79 hektare lahan terdampak.

Kabupaten Tojo Una-Una mencatat kejadian terbanyak dengan empat kasus, sementara dua kejadian lainnya masing-masing terjadi di Donggala dan Kota Palu.

Asbudianto mengungkapkan karhutla dapat dipicu faktor alam maupun aktivitas manusia. Namun berdasarkan kondisi di lapangan, sebagian besar kejadian diduga berkaitan dengan aktivitas manusia. “Rata-rata penyebabnya adalah ulah manusia,” ujarnya.

Menurut dia, faktor alam dapat memicu kebakaran saat kondisi kering dan terdapat pemantik, seperti sambaran petir. Sementara faktor manusia meliputi pembakaran lahan, membakar sampah sembarangan, serta membuang puntung rokok yang masih menyala.

Kebakaran pertama terjadi di Gunung Kalendeng, Desa Balingara, Kecamatan Ampana Tete, Tojo Una-Una, pada 17 Agustus 2026. Api diduga berasal dari puntung rokok dan merembet dari lahan warga ke kawasan hutan dengan luas lahan terdampak sekitar 20 hektare.

Pada 18 Agustus, kebakaran terjadi di Desa Longge, Kecamatan Ampana Tete. Api membakar kawasan hutan dan mengancam merembet ke permukiman dengan luas area terdampak mencapai sekitar 55 hektare.

Pada hari yang sama karhutla terjadi di perkebunan warga Desa Alindau, Kecamatan Sindue Tobata, Donggala. Lokasi yang sulit dijangkau menyulitkan proses pemadaman, sementara luas lahan terdampak belum tercatat.

Karhutla kembali terjadi di Dusun Jompi, Kelurahan Malotong, Tojo Una-Una, pada 19 Agustus 2026. Api diduga berasal dari puntung rokok. Rumput dan dedaunan kering membuat api cepat menjalar dengan luas area terdampak sekitar dua hektare.

Pada 21 Agustus, lanjutnya, kebakaran terjadi di kawasan gunung belakang permukiman Desa Tampanombo, Kecamatan Ulubongka. Luas area terdampak sekitar dua hektare, sedangkan penyebabnya belum diketahui.

Karhutla terakhir dalam catatan tersebut terjadi di kawasan Barako, Kelurahan Poboya, Kecamatan Mantikulore, Kota Palu, pada 22 Agustus. Penyebab dan luas lahan terdampak belum diketahui.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Impor Pelumas RI Tembus Ribuan Ton, Menperin Resmikan Pabrik Raksasa Shell, Libatkan 50 Vendor Lokal
    Kehadiran fasilitas produksi berkapasitas 12.000 ton per tahun ...
  • Pameran Fi Asia Indonesia 2026 Perluas Akses Industri terhadap Teknologi Pangan Global
    Ulasan yang sangat mencerahkan terutama pada pandangan Dr. ...
  • Wali Kota: Pemkot Bandung Dorong Industri Sepatu Perluas Pasar Ekspor
    Langkah strategis Pemkot Bandung menyoroti urgensi Surat Keterangan ...
  • UU Reforma Agraria Ditantang Bereskan Akar Konflik Tanah
    Orang kepercayaan Menterinya aja kena OTT KPK ...
  • Menekraf: Aplikasi Digital Kini Jadi Denyut Nadi Aktivitas Masyarakat, Jadi Mesin Baru Pertumbuhan Ekonomi Indonesia
    Membaca pemaparan komprehensif ini membuat saya semakin optimis ...

Pemkot Bandung Gaspol Gelar Gerakan Pangan Murah

1.5 jam yang lalu | Ilham Sudrajat

Daerah
Pemkot Bandung Gaspol Gelar...
Advertisement
Kecelakaan KM Virgo Jadi Perhatian Internasional, Hong Kong dan AS Bantu Operasi “Salvage”

Kecelakaan KM Virgo Jadi Perhatian Internasional, Hong Kong dan AS Bantu Operasi “Salvage”

17 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.