Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

PLTA Saguling Dipersiapkan untuk Stabilkan Listrik Jawa, Madura, dan Bali

📅 Selasa, 17 Mar 2026, 13:40 WIB | Oleh:
PLTA Saguling Dipersiapkan untuk Stabilkan Listrik Jawa, Madura, dan Bali Doc: antara foto
Ket. Paparan terkait kapasitas PLTA Saguling.

JAKARTA - Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Yuliot mengatakan PLTA Saguling, Bandung Barat, Jawa Barat, sudah dipersiapkan jauh-jauh hari sebelumnya untuk menjaga keandalan dan pasokan listrik di wilayah Jawa, Madura, dan Bali (Jamali) selama libur Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah.

"Kalau kita lihat dari kesiapan potensi gangguan ke depan, justru ini sangat minimal," kata Yuliot dalam keterangan resminya yang diterima di Jakarta, Selasa (17/3).

Yuliot, yang meninjau langsung kesiapan operasional PLTA Saguling di Bandung Barat, mengatakan pemerintah memastikan kondisi sistem kelistrikan nasional, khususnya di Jamali, berada dalam keadaan aman dengan cadangan daya yang memadai untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.

"Untuk pasokan ketenagalistrikan ini, kita ingin melihat kesiapan secara keseluruhan dari PLTA Saguling dalam memasok sistem kelistrikan Jawa-Bali," ujar Yuliot, yang didampingi pimpinan PT PLN (Persero).

PLTA Saguling, yang memanfaatkan aliran Sungai Citarum, berperan penting dalam sistem ketenagalistrikan nasional, khusunya Jawa-Bali.

Selain mendukung beban puncak di sistem Jawa-Bali, pembangkit berkapasitas 4x175,18 MW ini juga berfungsi sebagai pengatur frekuensi sistem dengan menerapkan load frequency control (LFC).

Pada periode siaga Ramadhan dan Idul Fitri (12-31 Maret 2026), proyeksi menunjukkan beban puncak sebesar 47.198 MW, sementara daya mampu pasok mencapai 51.608 MW atau tersisa cadangan total 4.410 MW.

"Dengan ketersediaan pasokan dan kebutuhan yang masih tersisa cadangan sebesar 9,3 persen atau 4.401 MW itu, maka dapat dipastikan cadangannya cukup andal," ujar Yuliot.

Adapun pada 21 Maret 2026 atau saat Hari Raya Idul Fitri, Posko Nasional memproyeksikan beban puncak sebesar 35.017 MW dan daya mampu pasok 51.967 MW, sehingga cadangan total mencapai 16.950 MW (48,4 persen).

Proyeksi ini menunjukkan, meskipun beban puncak pada hari H Lebaran naik 5,46 persen dibanding 2025, namun beban tersebut tetap lebih rendah 29 persen dibanding hari normal.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Ekspor Kakao Tetap Berjalan Baik dan Bahkan Tumbuh

12 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Ekspor Kakao Tetap Berjalan...

Makassar Klaim Akan Sukses Verifikasi SPMB

16 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Makassar Klaim Akan Sukses ...
Megapolitan
Wali Kota Depok: Berikan Da...

Tiga Negara Super Power Ini Harus Hancurkan Nuklir

21 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Luar Negeri
Tiga Negara Super Power Ini...
  • Pemkot Bandung Bongkar 174 Bangunan Liar di Jalan Terusan Pasirkoja
    Preview komentar:
    Parkir liar gimana nihhh dijalan kebon jati,, itu ...
  • Jakarta Siapkan Diri Menuju Kota Berbasis AI
    Preview komentar:
    Cara buka Blokir Bank Jago lupa Password. Anda ...
    Cara buka Blokir Bank Jago lupa Password. Anda ...
  • Malasyia Mencak-mencak Kebakaran Jenggot Dimasukkan ke Dalam Kelas Dua Sepak Bola Asean
    Preview komentar:
    Jiran kita kejet-kejet tanpa bisa berbuat apa2
KPK akan Periksa Lagi Ahmad Dedi, Pejabat Bea Cukai yang Viral karena Lari dari Wartawan

KPK akan Periksa Lagi Ahmad Dedi, Pejabat Bea Cukai yang Viral karena Lari dari Wartawan

18 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.