Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

IBM dan Riyadh Air Luncurkan Maskapai Penerbangan AI-Native Pertama di Dunia

📅 Selasa, 30 Des 2025, 19:45 WIB | Oleh:
IBM dan Riyadh Air Luncurkan Maskapai Penerbangan AI-Native Pertama di Dunia Doc: IBM
Ket. LG UltraGear evo. LG Electronics mengumumkan kehadiran monitor gaming UltraGear evo di CES 2026 dengan teknologi 5K AI Upscaling pertama di dunia, menghadirkan pengalaman gaming 5K tanpa upgrade GPU.

IBM dan Riyadh Air Luncurkan Maskapai Penerbangan AI-Native Pertama di Dunia

JAKARTA - Maskapai penerbangan saat ini beroperasi di tengah meningkatnya ekspektasi penumpang, kompleksitas operasional yang semakin tinggi, serta tekanan berkelanjutan untuk meningkatkan efisiensi. Banyak maskapai masih bergantung pada sistem lama yang terfragmentasi dan dikembangkan selama beberapa dekade.

Dampak dari permasalahan tersebut adalah menyulitkan integrasi data lintas fungsi, respons cepat terhadap gangguan, maupun pengembangan layanan baru dalam skala besar. Kini seiring industri penerbangan berupaya menumbuhkan keberlanjutan, maskapai semakin mengandalkan kecerdasan buatan atau AI untuk menata ulang desain dan operasional bisnis mereka dari dasar.

“Perubahan tersebut tercermin dalam kolaborasi antara IBM dan Riyadh Air melalui peluncuran maskapai pertama di dunia yang sepenuhnya berbasis AI (AI native airline). Dirancang sejak awal tanpa ketergantungan pada sistem lama, operasional berbasis AI ini menjadi fondasi untuk mentransformasi pengalaman tamu maupun karyawan, sekaligus menetapkan tolok ukur baru bagi inovasi di industri penerbangan,” tulisa IBM melalui ketarangannya pada hari Senin (30/12).

Mendukung Terwujudnya Maskapai AI-Native

Dimulai dari tidak adanya landasan digital, Riyadh Air memanfaatkan AI untuk mendorong efisiensi, mengoptimalkan profitabilitas rute, serta menciptakan peluang pendapatan baru. Mereka mengandalkan keahlian industri dan teknis dari IBM Consulting, ekosistem mitra, serta watsonx Orchestrate untuk beroperasi sebagai perusahaan berbasis AI sejak awal berdiri.

Visi AI ini akan mengkoordinasikan 59 alur kerja dan lebih dari 60 mitra, termasuk Adobe, Apple, FLYR, dan Microsoft, untuk mendukung pelaksanaan strategi teknologi menyeluruh maskapai penerbangan secara mulus.

Untuk meningkatkan pengalaman karyawan, maskapai akan menghadirkan tempat kerja digital yang dipersonalisasi dan didukung agen AI, memberikan satu titik masuk berbasis percakapan ke layanan HR (Human Resource). Langkah ini menyederhanakan alur kerja serta mempercepat kemampuan layanan mandiri utama bagi karyawan dan manajer, seiring dengan rencana Riyadh Air untuk menggandakan jumlah tenaga kerja.

Aplikasi seluler berbasis AI akan menciptakan perjalanan yang terhubung dan terintegrasi bagi karyawan serta tamu, dengan membangun pengalaman concierge berbasis AI agentik untuk karyawan, yang dapat merekomendasikan langkah terbaik berikutnya dalam berinteraksi dengan tamu. Hal ini memungkinkan kru kabin maupun darat memberikan layanan yang lebih personal, misalnya dengan mendorong staf menawarkan layanan jalur cepat kepada pelanggan yang terlambat.

Dengan pendekatan digital yang tetap menempatkan pengalaman manusia sebagai fokus utama, bot suara berbasis AI dan fitur pendukung agen akan membantu petugas layanan pelanggan memberikan dukungan yang lebih personal dan responsive dengan memanfaatkan data kontekstual untuk mengantisipasi kebutuhan penumpang dan mendukung pengalaman perjalanan yang lebih baik

Rangkaian sistem manajemen kinerja perusahaan ini akan mengintegrasikan data keuangan, operasional, dan komersial, serta mengotomatiskan proses perencanaan, penganggaran, perkiraan, dan analisis guna menyediakan insight real-time bagi manajemen dalam pengambilan keputusan berbasis data.

Dengan membangun sistem operasional tanpa ketergantungan pada sistem lama, Riyadh Air telah menanamkan AI ke dalam fondasi operasionalnya untuk mendukung kelincahan, kemampuan beradaptasi, dan pertumbuhan jangka panjang. Pendekatan ini memposisikan Riyadh Air sebagai model rujukan bagi maskapai yang ingin melampaui transformasi bertahap dan merancang ulang operasional mereka untuk era AI.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...

Kemeriahan Gebyar PAUD Yogyakarta 2026

51 menit yang lalu | Fajar Alim M

Daerah
Kemeriahan Gebyar PAUD Yogy...
Megapolitan
Pelatihan Mengemudi Becak L...
Olahraga
Ganda Campuran Indonesia Ra...
Advertisement
Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.