Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
pasang iklan di koran jakarta
Ads

Presiden La Liga Serang Balik Infantino: Sindir Pernyataan Piala Dunia 2026

1 Selasa, 28 Jul 2026, 19:10 WIB | Oleh:
Presiden La Liga Serang Balik Infantino: Sindir Pernyataan Piala Dunia 2026 Presiden La Liga Serang Balik Infantino: Sindir Pernyataan Piala Dunia 2026 Doc: GMS
Ket. Perseteruan antara Presiden FIFA Gianni Infantino dan Presiden La Liga Javier Tebas memanas setelah pernyataan kontroversial Infantino mengenai penyelenggaraan Piala Dunia 2026. Tebas menilai sikap Infantino justru menunjukkan nada defensif ketika menghadapi kritik terhadap turnamen sepak bola terbesar di dunia tersebut.

JAKARTA - Perseteruan antara Presiden FIFA Gianni Infantino dan Presiden La Liga Javier Tebas memanas setelah pernyataan kontroversial Infantino mengenai penyelenggaraan Piala Dunia 2026. Tebas menilai sikap Infantino justru menunjukkan nada defensif ketika menghadapi kritik terhadap turnamen sepak bola terbesar di dunia tersebut.

Kontroversi bermula ketika Infantino mengunggah pernyataan panjang melalui situs resmi FIFA dan akun Instagram pribadinya. Dalam unggahan itu, ia menyebut para pengkritik Piala Dunia 2026 dipenuhi rasa benci dan menyarankan mereka untuk bermeditasi, berdoa, atau menonton sepak bola agar menemukan ketenangan.

Infantino juga menegaskan bahwa Piala Dunia 2026 berlangsung aman tanpa insiden berarti. Ia bahkan menyebut turnamen tersebut bebas dari kekerasan dan sepenuhnya terjamin keamanannya, meski pernyataan itu menuai sorotan karena adanya laporan empat suporter meninggal dunia saat perayaan turnamen di Mexico City.

Selain membela penyelenggaraan turnamen, Infantino turut menyinggung kritik terkait penanganan tim nasional Iran, persoalan visa peserta, hingga keputusan disiplin yang melibatkan penyerang Amerika Serikat, Folarin Balogun. Menurutnya, keputusan wasit maupun komite disiplin yang diperdebatkan merupakan hal yang lazim terjadi di kompetisi sepak bola papan atas dunia.

"Keputusan wasit yang diperdebatkan atau keputusan disiplin seperti kartu merah maupun kartu kuning yang mungkin keliru merupakan hal yang rutin terjadi di beberapa liga terbesar di dunia. Anehnya, negara-negara yang menerapkan praktik seperti itu justru menjadi pihak yang mengkritiknya," tulis Infantino.

Pernyataan tersebut justru memicu respons keras dari Javier Tebas. Melalui akun media sosialnya, Presiden La Liga menyebut unggahan Infantino sebagai pesan yang menyedihkan dan mengingatkan bahwa transparansi serta tata kelola yang baik merupakan kewajiban bagi organisasi sebesar FIFA.

"Tidak ada yang membantah bahwa sepak bola adalah emosi dan persatuan. Namun transparansi, tata kelola yang baik, dan akuntabilitas bukanlah kebencian, melainkan sebuah kewajiban. Lembaga yang kuat tidak mendiskreditkan mereka yang mengajukan pertanyaan, tetapi menjawab pertanyaan tersebut," ujar Tebas.

Tebas juga mempertanyakan alasan Infantino memilih menyampaikan pernyataan bernada defensif tersebut di tengah meningkatnya sorotan terhadap FIFA. Ia menilai sikap menyerang para pengkritik justru memunculkan pertanyaan baru mengenai kondisi internal organisasi sepak bola dunia itu.

"Ketika seorang pemimpin menghabiskan seluruh pesannya untuk mendiskreditkan kritik yang sah, orang tentu bertanya-tanya mengapa hal itu dilakukan sekarang. Apakah ada sesuatu yang sedang terjadi yang belum diketahui publik?" kata Tebas.

Perang pernyataan antara kedua petinggi sepak bola tersebut menambah daftar polemik yang mengiringi penyelenggaraan Piala Dunia 2026. Di tengah berbagai sorotan terhadap FIFA, perdebatan mengenai transparansi, akuntabilitas, dan tata kelola organisasi diperkirakan masih akan terus menjadi perhatian publik internasional.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Kapasitas Produksi Menganggur, Industri Didesak Bangkit
    Berita yang sangat melegakan bagi kita yang bergerak ...
  • Jakarta Timur Bersiap Jadi Magnet Investasi Baru, Kawasan 370 Hektare Ini Dilirik
    Tidak akan sukses. Catat ini. Ormas sm warlok ...
  • Industri Makanan dan Minuman Tumbuh 7,04 Persen, KRISTA InterFOOD 2026 Perluas Peluang Bisnis
    Pencapaian kinerja industri mamin yang impresif ini tentu ...
  • Ekspor Tembus 4,85 Miliar Dolar AS, UGM Dorong Teknologi Hijau Industri Kulit
    Ekspor kulit tembus 4,85 miliar dolar AS, UGM ...
  • GrabMart Catat Lonjakan Pesanan Dini Hari, Strategi Pemasaran Brand Perlu Berubah
    Banyak sekarang pekerja kantoran sampe rumah malam, lalu ...
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta

Gunung Ibu Erupsi Semburkan Abu Setinggi 200 Meter

28 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Daerah
Gunung Ibu Erupsi Semburkan...
Daerah
Banjir Aceh Barat Hancurkan...

Akhirnya Kemenangan Itu Datang Juga bagi PSIM Yogyakata

40 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Akhirnya Kemenangan Itu Dat...

Gulung Isenmulang, Persib Hanya Terpaut 2 Poin dari Puncak

49 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Gulung Isenmulang, Persib H...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Tak Lagi Lewat Pertamina: Impor Migas Dialihkan ke Lemigas, Bahlil Pastikan Tak Bebani APBN

Tak Lagi Lewat Pertamina: Impor Migas Dialihkan ke Lemigas, Bahlil Pastikan Tak Bebani APBN

31 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.