Praktis, Cepat, dan Aman, 1,68 Juta Penumpang Kereta Kini Manfaatkan Face Recognition Board Gate
📅 Selasa, 28 Jul 2026, 14:45 WIB | Oleh: SriyonoJAKARTA - Sebanyak 1.689.524 penumpang kereta api jarak jauh kini telah menggunakan layanan face recognition boarding gate di wilayah PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi (Daop) 1 Jakarta sepanjang semester I 2026.
"Angka ini menunjukkan semakin banyak pelanggan yang memanfaatkan proses boarding yang praktis, cepat, dan tetap mengutamakan keamanan,” kata Manager Humas KAI Daop 1 Jakarta Franoto Wibowo di Jakarta, Selasa (28/7).
Face Recognition Boarding Gate merupakan inovasi KAI untuk mempermudah pemeriksaan tiket berbasis teknologi pengenalan wajah.
Melalui layanan tersebut, penumpang kereta api perlu memindai wajah pada mesin pemindai di pintu keberangkatan tanpa perlu menunjukkan tiket fisik maupun kartu identitas kepada petugas.
Menurut Franoto, penggunaan teknologi tersebut mempercepat proses pemeriksaan sekaligus memberikan kemudahan kepada pelanggan saat memasuki area keberangkatan.
Sebaiknya Anda baca juga:
Selain memberikan kemudahan dan mempercepat proses boarding, pemanfaatan face recognition juga menjadi bagian dari upaya mendorong pelayanan yang lebih ramah lingkungan.
"Dengan tidak mencetak tiket, pelanggan turut berperan dalam mengurangi penggunaan kertas dan potensi timbulan sampah,” ujar Franoto.
Dia mengatakan Stasiun Gambir mencatat jumlah pengguna face recognition terbanyak, yakni 1.004.346 penumpang atau sekitar 61 persen dari total keseluruhan pelanggan yang melakukan perjalanan kereta api dari Stasiun Gambir.
Sebaiknya Anda baca juga:
Selanjutnya, Stasiun Pasar Senen mencatat 526.244 penumpang, sedangkan Stasiun Bekasi sebanyak 158.934 penumpang.
Saat ini, fasilitas face recognition boarding gate tersedia sebanyak empat unit di Hall Selatan Stasiun Gambir, enam unit di Stasiun Pasar Senen yang berada di area peron 1 serta peron 3-4, dan tiga unit di Stasiun Bekasi.
Franoto menegaskan KAI menerapkan sistem perlindungan data dalam penggunaan layanan tersebut. Data pelanggan digunakan untuk proses verifikasi identitas saat boarding dan dikelola dengan memperhatikan ketentuan perlindungan data pribadi yang berlaku.
“KAI memastikan data pelanggan tidak digunakan di luar kebutuhan pelayanan dan verifikasi perjalanan. Keamanan serta kerahasiaan data menjadi bagian penting dalam penerapan teknologi face recognition,” tegas Franoto.
Cara Mendaftar Face Recognition
Calon penumpang dapat melakukan pendaftaran melalui aplikasi Access by KAI. Selanjutnya, pilih menu akun, kemudian pilih registrasi face recognition.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!