Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Lima Hari Hilang, Dua Nelayan Parigi Moutong Ditemukan Selamat

📅 Minggu, 15 Mar 2026, 16:12 WIB | Oleh:
Lima Hari Hilang, Dua Nelayan Parigi Moutong Ditemukan Selamat Doc: ANTARA/HO-Humas Polres Parigi Moutong
Ket. Dua nelayan asal Kelurahan Bantaya, Kecamatan Parigi, Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah yang sebelumnya dilaporkan hilang saat melaut ditemukan dalam keadaan selamat.

PALU -- Dua orang nelayan asal Kelurahan Bantaya, Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah yang sebelumnya dilaporkan hilang saat melaut ditemukan dalam keadaan selamat melalui operasi SAR maritim gabungan.

Kasat Polairud Polres Parigi Moutong Iptu Gigih Winanda di Parigi, Minggu, mengatakan kedua nelayan tersebut bernama Gilang Agil (21) dan Agil (19), warga RT 13 RW 06 Kelurahan Bantaya, Kecamatan Parigi.

Ia menjelaskan keduanya berangkat melaut sejak Selasa (10/2) sekitar pukul 13.00 WITA menggunakan perahu dari pesisir Bantaya untuk mencari ikan di perairan sekitar empat jam perjalanan dari daratan.

Ia mengatakan biasanya kedua nelayan tersebut hanya melaut selama satu malam dan kembali ke darat pada keesokan harinya.

“Namun, hingga Jumat (13/3) malam, keduanya belum kembali, sehingga pihak keluarga melaporkan kejadian tersebut kepada tim SAR maritim,” katanya.

Mendapat laporan sekitar pukul 22.30 WITA, jajaran Satpolairud Polres Parigi Moutong langsung melakukan koordinasi dengan berbagai pihak, termasuk nelayan, penjaga rumpon, serta kapal-kapal penangkap ikan yang beroperasi di wilayah perairan tersebut.

Dia mengatakan pihaknya juga menghubungi para pengusaha perikanan untuk menyebarkan informasi kepada penjaga rumpon dan nakhoda kapal agar segera melapor jika menemukan keberadaan kedua nelayan tersebut.

Kemudian, tim gabungan yang terdiri atas personel Satpolairud Polres Parigi Moutong, Ditpolairud Polda Sulawesi Tengah, TNI AL, Basarnas, BPBD serta keluarga korban berkumpul di pesisir pantai Bantaya sebagai titik awal pencarian.

Di tengah proses pencarian, kata dia, pihaknya menerima informasi dari seorang penjaga rumpon bahwa kedua nelayan tersebut berhasil menyelamatkan diri dan berada di Rumpon Waras milik seorang nelayan bernama Ipan.

Menindaklanjuti informasi tersebut, kapal penangkap ikan terdekat diarahkan untuk melakukan evakuasi.

Dalam perjalanan kembali ke darat, kapal tersebut bertemu dengan perahu tim SAR maritim gabungan, sehingga kedua korban dipindahkan ke perahu tim SAR untuk segera dibawa ke pantai Bantaya.

Setelah tiba di pesisir Bantaya, kedua korban langsung mendapatkan pertolongan pertama sebelum dibawa ke RSUD Anutaloko Parigi untuk mendapatkan penanganan medis lebih lanjut.

“Salah satu korban mengalami luka akibat sempat digigit ikan hiu saat terombang-ambing di tengah laut,” katanya.

Dengan ditemukannya kedua nelayan tersebut dalam keadaan selamat, operasi SAR maritim gabungan secara resmi dinyatakan selesai.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Proyek Strategis Diharapkan Majukan Papua Selatan

1.5 jam yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Proyek Strategis Diharapkan...

Bolaang Mongondow Diguncang Gempa 5,7 Magnitudo

2 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Bolaang Mongondow Diguncang...
Olahraga
Veda Ega Start  di Posisi K...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
KA Siliwangi Dihentikan Mendadak Usai Gempa Cianjur Magnitudo 3,5

KA Siliwangi Dihentikan Mendadak Usai Gempa Cianjur Magnitudo 3,5

07 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.