Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

KPK Periksa Eks Pejabat Bea Cukai dalam Kasus Dugaan Suap Impor

📅 Kamis, 06 Agu 2026, 19:35 WIB | Oleh:
KPK Periksa Eks Pejabat Bea Cukai dalam Kasus Dugaan Suap Impor Doc: RRI/Chairul Umam
Ket. Jubir KPK Budi Prasetyo

JAKARTA – Komisi Pemberantasan Korupsi memeriksa mantan pejabat Direktorat Jenderal Bea dan Cukai dalam pengembangan kasus dugaan suap terkait importasi barang. Juru bicara KPK, Budi Prasetyo, mengatakan ketiga saksi yang diperiksa merupakan terdakwa dalam dugaan suap importasi barang di Bea dan Cukai.

Mereka ialah Direktur Penindakan dan Penyidikan DJBC berinisial RZL, Kepala Subdirektorat Intelijen Direktorat Penindakan dan Penyidikan berinisial SIS. Serta Kepala Seksi Intelijen Kepabeanan I Direktorat Penindakan dan Penyidikan berinisial ORL.

"Para saksi dimintai keterangan terkait mekanisme importasi barang. Selain itu, penyidik juga mendalami soal dugaan praktik suap pada proses importasi tersebut," ujar Jubir KPK Budi Prasetyo, Kamis (6/8).

Pemeriksaan itu merupakan bagian dari pengembangan perkara dugaan korupsi di lingkungan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai. Sebelumnya kasus ini telah menjerat tujuh orang tersangka.

Plt Direktur Penyidikan KPK Achmad Taufik Husein sebelumnya mengungkapkan bahwa penyidik telah menerbitkan dua surat perintah penyidikan (sprindik) baru. Salah satu sprindik telah menetapkan tersangka baru, yakni pejabat Bea Cukai, Gatot Heroe Hernand.

Nama Gatot Heroe Hernanda mencuat setelah pemilik perusahaan kargo Blueray, John Field, mengaku menyerahkan uang sebesar Rp3,25 miliar kepada pejabat Bea Cukai bernama Gatot Heru.

Dalam persidangan di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta Pusat, John menyebut pemberian uang tersebut merupakan bagian dari total aliran dana Rp61,9 miliar. Dana tersebut diduga disalurkan kepada sejumlah pejabat Bea Cukai.

Menurut KPK, uang tersebut diduga diberikan untuk memperlancar proses pemeriksaan serta, pengeluaran barang impor di pelabuhan. ils/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Lulusan Banyak, Tapi Tak Sesuai Kebutuhan Industri? Menaker Ungkap Solusinya
    Artikel yang sangat edukatif dalam membedah akar permasalahan ...
  • Kemenperin Perkuat Industri Otomotif Nasional lewat Peningkatan TKDN dan SNI
    Saya sangat sependapat dengan pandangan komprehensif Bapak Saleh ...
  • Pelumasan Sintetis Dorong Produktivitas dan Daya Saing Industri Plastik
    Informasi spesifik mengenai penghematan konsumsi energi hingga 10 ...
  • Kemenperin akan Gunakan Nilai Tambah untuk Ukur Kinerja Manufaktur
    Keberhasilan Indonesia menempati peringkat ke-12 dunia sekaligus memimpin ...
  • Kemenperin akan Arahkan Industri 2027 pada Hilirisasi dan Industri Hijau
    Prestasi Indonesia yang berhasil naik ke peringkat 12 ...
Luar Negeri
G20 Sepakati Tata Kelola Te...
Nasional
Pemerintah Didorong Perkuat...
Nasional
Mempercepat Menuju “Zero ...
Daerah
Pemkot Bandung Benahi Tata ...
Advertisement
Tampil Ganas Usai Tumbang di Tunggal, Janice Tjen dan Bintang Kanada Babat Lawan di US Open

Tampil Ganas Usai Tumbang di Tunggal, Janice Tjen dan Bintang Kanada Babat Lawan di US Open

04 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.