Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Mudik Aman, Masyarakat Diimbau Manfaatkan Moda Transportasi Selain Motor

📅 Jumat, 13 Mar 2026, 13:55 WIB | Oleh:
Mudik Aman, Masyarakat Diimbau Manfaatkan Moda Transportasi Selain Motor Doc: Antara
Ket. Pemudik dengan sepeda motor melintas di kawasan Simpang Jonim menuju arah Jakarta di Karawang, Jawa Barat, Kamis (5/5/2022).

BEKASI — Komisi V DPR mengimbau pemudik untuk beralih dari kendaraan roda dua dan memanfaatkan moda transportasi umum, termasuk program mudik gratis (Motis) yang telah disediakan oleh pemerintah, untuk menekan angka kecelakaan yang kerap terjadi di masa mudik Lebaran.

​Wakil Ketua Komisi V DPR RI, Syaiful Huda, usai meninjau kesiapan layanan angkutan mudik di Stasiun Kota Bekasi, Jawa Barat, Kamis (12/3), mengatakan, jaminan keselamatan masyarakat harus diwujudkan lewat fasilitas yang mudah diakses.

"Keselamatan ini harus jadi perhatian semua pihak, termasuk di dalamnya terkait dengan meningkatkan subsidi bagi penyelenggaraan mudik supaya masyarakat bisa mengakses secara mudah berbagai kemudahan yang difasilitasi oleh pemerintah," ujar Huda dikutip dari Parlementaria.

Ia mengatakan, pihaknya tidak bermaksud melarang masyarakat menggunakan motor. Namun, ia mendorong agar pemerintah dapat memfasilitasi konversi pemudik motor ke angkutan massal secara masif.

"Kita tidak melarang, kita mendorong pemerintah sebanyak-banyaknya bisa mengkonversi. Yang tadinya mau pakai motor tapi difasilitasi pemerintah melalui moda gratis, semangatnya itu. Karena itu program motor angkut gratis (motis) melalui kereta api termasuk kapal laut ini mohon agar bisa dimanfaatkan," tambahnya.​

Selain kesadaran masyarakat untuk beralih moda transportasi, jaminan keselamatan ini juga sangat bergantung pada sinergi lintas sektoral. Anggota Komisi V DPR RI, Fadholi, menekankan bahwa koordinasi antara pemerintah pusat dan daerah adalah kunci suksesnya penyelenggaraan mudik yang aman.​

"Komisi V sudah mengadakan rapat secara terpadu dengan seluruh stakeholders, baik kepolisian, Basarnas, Kementerian PU, Kemenhub, dan BMKG. Masing-masing sudah mengambil jalan yang bagus, dan tidak kalah pentingnya adalah melakukan koordinasi dengan kepala daerah," tegas Fadholi.

Melengkapi hal tersebut, Huda juga mengingatkan agar Pemerintah Daerah secara aktif turun tangan mengontrol jalur-jalur darat yang rawan menimbulkan masalah keamanan dan kemacetan.

"Sinergi dengan kepala daerah menjadi sangat penting dalam rangka memastikan alur jalan perlintasan yang akan dipakai mudik bisa terkontrol secara baik. Mulai dari pasar tumpah, tempat wisata, dan seterusnya termasuk perlintasan sebidang dari semua ruas rel kereta api kita," ujarnya. 

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Logistik Hijau Dinilai Kunci Menangkan Persaingan Industri
    Preview komentar:
    Inisiatif mulia dari Kementerian Kehutanan terkait optimalisasi rute ...
  • ESDM: Efisiensi Energi Bisa Pangkas 37 Persen Emisi Sektor Energi, Industri Makin Untung
    Preview komentar:
    Langkah proaktif pemerintah melalui program percontohan SETI ini ...
  • Fenomena Langit Agustus 2026: Gerhana Matahari Total, Hujan Meteor, Blood Moon hingga 6 Planet Sejajar
    Preview komentar:
    Membaca rangkuman fenomena langit Agustus 2026 di artikel ...
Nasional
Akses Wisata Bromo Ditutup ...
Luar Negeri
Trump Kembali Berupaya Peca...
Luar Negeri
Arab Saudi-Turki-Pakistan T...

Nagasaki Tak Inginkan Terjadinya Perang Nuklir

1.5 jam yang lalu | Deri Henriawan

Luar Negeri
Nagasaki Tak Inginkan Terja...

AS Kecam tindakan Tiongkok di LTS

1.5 jam yang lalu | Deri Henriawan

Luar Negeri
AS Kecam tindakan Tiongkok ...
Kabar Gembira, Destinasi Wisata di Sekitar Gunung Bromo Masih Aman Dikunjungi Wisatawan

Kabar Gembira, Destinasi Wisata di Sekitar Gunung Bromo Masih Aman Dikunjungi Wisatawan

10 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.