Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Mahasiswa Difabel UB Ikuti Uji Coba Kurikulum Drone Pilot

📅 Rabu, 11 Mar 2026, 00:01 WIB | Oleh:
Mahasiswa Difabel UB Ikuti Uji Coba Kurikulum Drone Pilot Doc: Istimewa
Ket. Tahap uji coba ini melibatkan tim instruktur, dua mahasiswa sebagai peserta pionir, dan staf layanan disabilitas UB.

MALANG - Universitas Brawijaya (UB) bekerja sama dengan B One Corp melaksanakan tahap uji coba (trial) program Drone Pilot Academy bagi mahasiswa dengan disabilitas untuk meningkatkan daya tawar profesional di pasar kerja. Kegiatan ini dilaksanakan pada Senin (9/3)

Commercial SPV B One Corp Hamonangan J.K., mengatakan dengan mengantongi sertifikasi resmi, lulusan memiliki legalitas untuk bekerja di perusahaan konsultan konstruksi, agrikultur, maupun sektor media yang saat ini membutuhkan tenaga ahli operator drone bersertifikat.

Tahap uji coba ini melibatkan tim instruktur, dua mahasiswa sebagai peserta pionir, dan staf layanan disabilitas UB. Fokus utama kegiatan meliputi pengujian adaptasi modul ajar, simulasi navigasi, serta identifikasi kebutuhan yang sesuai dengan keragaman disabilitas peserta. Langkah ini merupakan prasyarat sebelum peserta mengikuti ujian sertifikasi nasional dari Kementerian Perhubungan RI dan sertifikasi standar internasional.

Commercial SPV B One Corp Hamonangan J.K., Saat Memberikan Materi

Dia juga menjelaskan penyesuaian dilakukan pada metodologi instruksi tanpa mereduksi standar keamanan penerbangan.

“Salah satu yang sempat kita diskusikan adalah terkait aspek komunikasi pilot drone. Kita perlu mempertimbangkan, semisal untuk Tuli, apakah mungkin jika ada sektor tertentu dalam tugas mereka yang tidak terlalu mengandalkan pendengaran. Ini penting untuk memastikan keterlibatan banyak kalangan dengan berbagai kemampuan,” tegasnya.

Kapten pilot drone yang saat uji coba ini bertugas sebagai instruktur, Danang, menjelaskan bahwa penyesuaian dilakukan pada metodologi instruksi tanpa mereduksi standar keamanan penerbangan.

“Target kami adalah memastikan aspek ergonomis kontroler dan aksesibilitas perangkat terpenuhi. Standar kompetensi tetap merujuk pada regulasi ruang udara yang berlaku, sehingga lulusan memiliki kualifikasi teknis yang setara dengan pilot drone profesional lainnya,” jelas Danang.

Zubaidah Ningsih AS., Ketua Pusat Layanan Disabilitas menyatakan bahwa hasil dari uji coba ini akan menjadi dasar evaluasi untuk menyusun standar operasional prosedur (SOP) pelatihan drone inklusif. Evaluasi mencakup durasi pelatihan, rasio instruktur terhadap peserta, hingga ketersediaan alat bantu dengar atau modifikasi taktil pada perangkat kendali.

Secara kurikulum, pelatihan ini mencakup penguasaan sistem UAV (Unmanned Aerial Vehicle), prosedur keselamatan penerbangan, hingga pengolahan data hasil pemotretan udara. Penguasaan aspek teknis ini diproyeksikan dapat membuka peluang karier yang luas bagi penyandang disabilitas di sektor-sektor strategis yang membutuhkan akurasi data tinggi.

Beberapa pilihan karier yang menjadi target lulusan program ini antara lain adalah operator pemetaan lahan (GIS), inspektur infrastruktur kelistrikan dan bangunan, hingga pemetaan area bencana. Sektor-sektor ini lebih mengandalkan kemampuan analisis data dan presisi navigasi daripada mobilitas fisik konvensional di lapangan.

Dari sisi peserta, Fadhly, mahasiswa Tuli yang terlibat dalam uji coba ini, menyoroti pentingnya penguasaan modul dan instrumen pada tahap awal.

“Pada dasarnya banyak sekali hal teknis yang sangat penting dipahami. Untuk teman-teman Tuli seperti saya misalnya, modul itu sangat banyak, namun secara praktis akan mudah dipahami ketika simulasi dilakukan,” ungkap Fadhly. 

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • BTN Dorong Industri Kopi Indonesia Naik Kelas Lewat Kolaborasi dan Digitalisasi
    Langkah luar biasa dari BTN dalam menginisiasi kolaborasi ...
  • OJK Bubarkan 58 Dana Pensiun, Ada Apa dengan Industri Pensiun RI?
    Meskipun terdapat pembubaran puluhan dana pensiun pemberi kerja, ...
  • Kini Deli Serdang Kembangkan Industri Jamur Menggunakan Elektrifikasi, Bisa Ditiru
    Inisiatif pemanfaatan teknologi elektrifikasi melalui mesin pengaduk media ...
  • Perkuat Daya Saing di Tengah Dinamika Pasar Global, VDNI Pacu Pertumbuhan Berkelanjutan di 2026
    Langkah strategis PT Virtue Dragon Nickel Industry (VDNI) ...
  • Pariwisata Indonesia Siap Naik Kelas! Kemenpar Perluas Jejaring Bisnis hingga India
    Langkah proaktif Kementerian Pariwisata melalui Sales Mission Pune ...
Luar Negeri
Malaysia-Tailan Saling Jaga...
Daerah
Karhutla Kawah Ijen Mereda,...
Advertisement
Karhutla Sampai Jakarta, Lapangan Sepak Bola di Pancoran Kebakaran

Karhutla Sampai Jakarta, Lapangan Sepak Bola di Pancoran Kebakaran

08 Sep 2026
Pilihan Pembaca
# 4
# 4
Wapres Sara Duterte Bayar Uang Jaminan
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.