Waspada Campak, Tim Surveilans Dinkes Sulbar Turun ke Pasangkayu
📅 Senin, 09 Mar 2026, 06:21 WIB | Oleh: Yebdi Trismar
Doc: Antara Foto
Tim Surveilans Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinkes P2KB) Provinsi Sulawesi Barat meningkatkan antisipasi penyebaran campak melalui penyelidikan epidemiologi campak di Kabupaten Pasangkayu.
"Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya peningkatan kewaspadaan dini melalui penguatan sistem surveilans kesehatan serta respon cepat terhadap potensi Kejadian Luar Biasa (KLB) campak," kata Kepala Dinas Kesehatan P2KB Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) dr Nursyamsi Rahim di Mamuju, Ahad.
Langkah tersebut juga sebagai langkah antisipasi kemungkinan peningkatan kasus penyakit campak yang dilaporkan terjadi di sejumlah wilayah di Indonesia pada awal tahun 2026.
Pemerintah Provinsi Sulbar terus mendorong penguatan layanan kesehatan dasar yang berkualitas, termasuk peningkatan sistem surveilans kesehatan sebagai langkah strategis dalam melindungi generasi masa depan dari penyakit yang dapat dicegah dengan imunisasi (PD3I), khususnya penyakit campak.
Nursyamsi menyampaikan bahwa kegiatan tersebut bukan sekedar kegiatan monitoring administratif, melainkan juga forum strategis untuk menyamakan persepsi, mengidentifikasi kendala di lapangan serta mengantisipasi potensi munculnya kasus PD3I akibat rendahnya cakupan imunisasi.
Sebaiknya Anda baca juga:
Ia juga menegaskan bahwa campak merupakan penyakit yang sangat menular sehingga membutuhkan kewaspadaan tinggi serta respons cepat dari seluruh jajaran tenaga kesehatan dan pemangku kepentingan di daerah.
Melalui kegiatan itu, Nursyamsi berharap terbangun koordinasi yang semakin kuat antara pemerintah provinsi dan pemerintah kabupaten, sekaligus meningkatkan kualitas layanan kesehatan masyarakat.
"Dengan komitmen bersama, penguatan surveilans dan upaya pencegahan ini diharapkan mampu memberikan dampak nyata terhadap peningkatan derajat kesehatan masyarakat di Provinsi Sulbar," ujar Nursyamsi.
Pemerintah juga mengimbau masyarakat untuk melengkapi imunisasi anak di posyandu atau puskesmas terdekat, karena imunisasi merupakan cara paling efektif untuk mencegah penularan campak serta komplikasi yang dapat ditimbulkannya.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!