Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Pemprov Jateng Genjot Pariwisata Ramah Muslim dengan Perkuat Ekosistem Industri Halal

📅 Minggu, 08 Mar 2026, 13:45 WIB | Oleh:
Pemprov Jateng Genjot Pariwisata Ramah Muslim dengan Perkuat Ekosistem Industri Halal Doc: antara foto
Ket. Gubernur Jateng Ahmad Luthfi di Semarang, Minggu (8/3).

SEMARANG - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Tengah (Jateng) melakukan berbagai upaya untuk menggenjot potensi pariwisata ramah Muslim di wilayah tersebut, salah satunya mendorong penguatan ekosistem industri halal.

"Road map (peta jalan) kita di Jawa Tengah pada 2025 itu infrastruktur, 2026 swasembada pangan, dan 2027 pariwisata serta ekonomi syariah. Tidak usah menunggu, sekarang dimulai," kata Gubernur Jateng Ahmad Luthfi di Semarang, Minggu (8/3).

Hal tersebut disampaikan saat pelantikan pengurus Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) Syariah Jateng masa bakti 2026–2029.

Dorongan penguatan industri halal dilakukan melalui kewajiban sertifikasi halal untuk produk makanan, minuman, bahan baku, kosmetik, dan barang gunaan.

Terdapat pula program penumbuhan wirausaha santri (santripreneur), fasilitasi sertifikasi halal bagi industri kecil menengah (IKM), serta program Sertifikasi Halal Gratis (Sehati) bagi UMKM hingga 17 Oktober 2026.

Menurut dia, Jateng memiliki potensi besar untuk mengembangkan wisata ramah Muslim dan wisata halal yang dapat menjangkau pasar internasional.

"Kita punya wisata ramah Muslim, wisata halal. Jangan hanya mikro dan kecil, tapi juga menengah. Ada banyak negara serumpun yang belum tergarap," katanya.

Karena itu, Pemprov Jateng berusaha membangun kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk dengan Hipmi Syariah Jateng.

Ia menilai keberhasilan pembangunan daerah tidak hanya ditentukan oleh pemerintah, tetapi juga oleh kolaborasi seluruh pemangku kepentingan.

Ketua Hipmi Syariah Jawa Tengah, Muhammad Sabiq Kamalul Haq mengatakan bahwa organisasi yang dipimpinnya akan berfokus membantu pemerintah memperkuat ekosistem ekonomi halal.

Terutama, melalui dukungan investasi dan sertifikasi halal bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

"Ke depan kami akan membantu pemerintah menuju program wisata halal dan wisata ramah Muslim 2027, termasuk dari sisi investasi maupun sertifikasi halal bagi UMKM," katanya.

Saat ini, Hipmi Syariah Jateng memiliki sekitar 50 pengurus dan 500 anggota yang tersebar di berbagai daerah.

Organisasi tersebut juga menaungi sekitar 350 UMKM dan siap membantu pesantren yang ingin mengembangkan unit usaha melalui akses permodalan koperasi syariah.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Polres Bekasi Gelar Operasi Kejahatan Jalanan

4 jam yang lalu | Ilham Sudrajat

Megapolitan
Polres Bekasi Gelar Operasi...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Transjakarta Gelar ajang Lari di Jalur Koridor 13

Transjakarta Gelar ajang Lari di Jalur Koridor 13

06 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.