Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Dinsos Jaksel Fasilitasi Pemulangan PPKS Lewat Kerja Sama Transportasi

📅 Senin, 02 Mar 2026, 15:37 WIB | Oleh:
Dinsos Jaksel Fasilitasi Pemulangan PPKS Lewat Kerja Sama Transportasi Doc: ANTARA/HO-Pemprov DKI
Ket. Petugas Dinas Sosial DKI Jakarta menjangkau Pemerlu Pelayanan Kesejahteraan Sosial (PPKS) untuk dibawa ke panti dan dibina, Jakarta, Selasa (14/1/2026).

JAKARTA -- Suku Dinas Sosial (Sudinsos) Jakarta Selatan (Jaksel) memfasilitasi pemulangan Pemerlu Pelayanan Kesejahteraan Sosial (PPKS) ke daerah asal melalui kerja sama transportasi resmi guna memastikan prosesnya berjalan tertib dan terkoordinasi.

"Kita tidak berikan uang. Kita kerja sama dengan transportasi resmi, misalnya DAMRI. Kita belikan tiket sampai daerah tujuan," kata Kepala Sudinsos Jakarta Selatan Bernard Tambunan saat dihubungi di Jakarta, Senin.

Dia mengatakan pemulangan itu tidak dilakukan dengan pemberian uang tunai kepada PPKS, melainkan dengan memfasilitasi tiket perjalanan kepulangan PPKS hingga terminal tujuan, dan selanjutnya berkoordinasi dengan Dinas Sosial setempat untuk penanganan lanjutan.

"PPKS terlebih dahulu menjalani asesmen untuk mengetahui kondisi sosial, keberadaan keluarga, serta kemungkinan penanganan lain, seperti rujukan ke panti sosial," ucap Bernard.

Kemudian, bagi PPKS yang diketahui terjaring lebih dari satu kali, Sudinsos Jakarta Selatan menerapkan pembinaan khusus di panti sebelum diputuskan untuk dipulangkan kembali.

“Kita bina dulu, tidak langsung kita kembalikan lagi,” ujar Bernard.

Meski demikian, dia mengaku menemui sejumlah tantangan apabila PPKS tidak memiliki keluarga, baik di Jakarta maupun di daerah asal, sehingga proses pemulangan harus dilakukan secara hati-hati melalui koordinasi antarwilayah.

Seperti diketahui, Sudinsos Jakarta Selatan mengamankan 16 PPKS selama periode awal bulan suci Ramadan 1447 Hijriah.

Dari total 16 orang yang terjaring, kelompok gelandangan dan pengemis mendominasi hasil penjangkauan tersebut dengan masing-masing berjumlah lima orang.

Selain itu, petugas juga mengamankan tiga orang dalam kategori terlantar, satu orang dengan disabilitas mental, satu orang lanjut usia (lansia) terlantar, dan satu orang kategori non-PPKS.

Jika dibandingkan dengan Ramadhan tahun lalu, angka tersebut masih jauh dari data, yakni 114 orang pada Maret 2025.

Sudinsos Jakarta Selatan telah menjangkau sebanyak 700 PPKS sepanjang 2025. 

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

27 Rumah Ikan Diboyong ke Kayu Pulau , Jayapura

38 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
27 Rumah Ikan Diboyong ke K...

Lokasi Durian Premium Tengah Disiapkan di Kabupaten Kaur

46 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Lokasi Durian Premium Tenga...
Olahraga
Tugas Berat Fajar/Fikri di ...
Nasional
Akademisi Berikan Apresiasi...

Raja Ampat Belajar Menanam Kakao

1.5 jam yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Raja Ampat Belajar Menanam ...
Daerah
Perlu Kerja Sama Berbagai P...
  • Kementan Bantu Bibit Kelapa untuk Petani Barito Kuala, Produktivitas Perkebunan Ditingkatkan.
    Preview komentar:
    Saatnya salah satu komoditi perkebunan andalan indonesia tembus ...
  • Penutupan Perlintasan Liar Kereta di Kediri
    Preview komentar:
    Wah, berarti kalau sehari hari kan lewat perlintasan ...
  • Piala Dunia 2026: Kapten Timnas Spanyol Rodri Dinobatkan sebagai Pemain Terbaik
    Preview komentar:
Tugas Berat Fajar/Fikri di Final China Open, Mempertahankan Dua Prestasi

Tugas Berat Fajar/Fikri di Final China Open, Mempertahankan Dua Prestasi

26 Jul 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.