Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Dinsos Jaksel Fasilitasi Pemulangan PPKS Lewat Kerja Sama Transportasi

28 Senin, 02 Mar 2026, 15:37 WIB | Oleh:
Dinsos Jaksel Fasilitasi Pemulangan PPKS Lewat Kerja Sama Transportasi Dinsos Jaksel Fasilitasi Pemulangan PPKS Lewat Kerja Sama Transportasi Doc: ANTARA/HO-Pemprov DKI
Ket. Petugas Dinas Sosial DKI Jakarta menjangkau Pemerlu Pelayanan Kesejahteraan Sosial (PPKS) untuk dibawa ke panti dan dibina, Jakarta, Selasa (14/1/2026).

JAKARTA -- Suku Dinas Sosial (Sudinsos) Jakarta Selatan (Jaksel) memfasilitasi pemulangan Pemerlu Pelayanan Kesejahteraan Sosial (PPKS) ke daerah asal melalui kerja sama transportasi resmi guna memastikan prosesnya berjalan tertib dan terkoordinasi.

"Kita tidak berikan uang. Kita kerja sama dengan transportasi resmi, misalnya DAMRI. Kita belikan tiket sampai daerah tujuan," kata Kepala Sudinsos Jakarta Selatan Bernard Tambunan saat dihubungi di Jakarta, Senin.

Dia mengatakan pemulangan itu tidak dilakukan dengan pemberian uang tunai kepada PPKS, melainkan dengan memfasilitasi tiket perjalanan kepulangan PPKS hingga terminal tujuan, dan selanjutnya berkoordinasi dengan Dinas Sosial setempat untuk penanganan lanjutan.

"PPKS terlebih dahulu menjalani asesmen untuk mengetahui kondisi sosial, keberadaan keluarga, serta kemungkinan penanganan lain, seperti rujukan ke panti sosial," ucap Bernard.

Kemudian, bagi PPKS yang diketahui terjaring lebih dari satu kali, Sudinsos Jakarta Selatan menerapkan pembinaan khusus di panti sebelum diputuskan untuk dipulangkan kembali.

“Kita bina dulu, tidak langsung kita kembalikan lagi,” ujar Bernard.

Meski demikian, dia mengaku menemui sejumlah tantangan apabila PPKS tidak memiliki keluarga, baik di Jakarta maupun di daerah asal, sehingga proses pemulangan harus dilakukan secara hati-hati melalui koordinasi antarwilayah.

Seperti diketahui, Sudinsos Jakarta Selatan mengamankan 16 PPKS selama periode awal bulan suci Ramadan 1447 Hijriah.

Dari total 16 orang yang terjaring, kelompok gelandangan dan pengemis mendominasi hasil penjangkauan tersebut dengan masing-masing berjumlah lima orang.

Selain itu, petugas juga mengamankan tiga orang dalam kategori terlantar, satu orang dengan disabilitas mental, satu orang lanjut usia (lansia) terlantar, dan satu orang kategori non-PPKS.

Jika dibandingkan dengan Ramadhan tahun lalu, angka tersebut masih jauh dari data, yakni 114 orang pada Maret 2025.

Sudinsos Jakarta Selatan telah menjangkau sebanyak 700 PPKS sepanjang 2025. 

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Ekspor Tembus 4,85 Miliar Dolar AS, UGM Dorong Teknologi Hijau Industri Kulit
    Ekspor kulit tembus 4,85 miliar dolar AS, UGM ...
  • GrabMart Catat Lonjakan Pesanan Dini Hari, Strategi Pemasaran Brand Perlu Berubah
    Banyak sekarang pekerja kantoran sampe rumah malam, lalu ...
  • Polisi Jambi Tangkap Tiga Pelaku Pembobol Pipa Pertamina
    percayalah pencurian tidak akan terjadi kalau biaya hidup ...
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
Ekonomi
Kementan Bangun Skema Kemit...
Ekonomi
Salah Tata Kelola BUMN Picu...
Advertisement
Air Mata di Balik Jersey Merah Putih! Film Dokumen Perjuangan Timnas Indonesia "The Longest Wait" Siap Guncang Bioskop!

Air Mata di Balik Jersey Merah Putih! Film Dokumen Perjuangan Timnas Indonesia "The Longest Wait" Siap Guncang Bioskop!

27 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.