Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Transportasi Bogor Massal Tidak Menggusur Angkot

📅 Kamis, 23 Jan 2025, 03:35 WIB | Oleh: Tim Penulis
Transportasi Bogor Massal Tidak Menggusur Angkot Doc: ANTARA/HO-Humas BPTJ
Ket. Rapat antara Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ) Kementerian Perhubungan bersama Pemerintah Daerah Kabupaten Bogor membahas penataan layanan angkutan perkotaan eksisting di daerah tersebut di Bogor, Selasa (21/1).

BOGOR - Masalah penataan layanan angkutan perkotaan eksisting Kabupaten Bogor mulai dibahas untuk dicarikan solusi. Pembahasan dilakukan antara Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ) dan Pemerintah Daerah Kabupaten Bogor.

“Pembahasan ini dilakukan sebelum penyelenggaraan layanan angkutan umum massal dengan skema membeli layanan atau buy the service alias BTS,” kata Plt Kepala BPTJ, Suharto, Rabu. Suharto menyampaikan rute Cibinong-Ciparigi-Warung Jambu masih banyak terdapat angkutan kota dan perdesaan. Jumlahnya bahkan ribuan.

Tidak hanya itu, dari Ciawi sampai Cisarua atau Puncak, terdapat kurang lebih 450 angkot. Semua perizinannya ada di Propinsi Jawa Barat. Mereka melayani angkutan Antar Kota Dalam Propinsi (AKDP). “Kita akan menggeser layanan angkutan tersebut, bukan menggusur,” tandas Suharto.

Layanan angkutan umum dengan skema BTS yang sifatnya trunk line atau layanan langsung, akan maksimal manakala feeder-nya berupa angkot telah tertata dengan baik.

Menurut Suharto, sampai saat ini, angkot-angkot tersebut belum terdistribusi dengan baik. Jadi, diperlukan mitigasi, kesiapan feeder serta penataan jaringan trayeknya.

“Teman-teman dari provinsi dan kabupaten tengah menata. Jika penataan selesai akan didiskusikan kembali langkah selanjutnya,” jelas Suharto. Layanan BTS merupakan salah satu upaya pemerintah pusat untuk menghadirkan angkutan umum massal yang modern di perkotaan.

BTS mempunyai standar pelayanan minimal yang tinggi dan teknologi canggih. Maka, penggunanya dapat memonitor perjalanan secara realtime menggunakan system pembayaran nontunai. Ant/G-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Daerah
PMI Cianjur Pastikan Pendis...
Megapolitan
Terdampak Kekeringan, Pemka...
Advertisement
Barang Temuan di Selat Sunda Bukan Milik 5 Jurnalis Hilang, Ini Penjelasan Polda Banten

Barang Temuan di Selat Sunda Bukan Milik 5 Jurnalis Hilang, Ini Penjelasan Polda Banten

13 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.