Transportasi Bogor Massal Tidak Menggusur Angkot
📅 Kamis, 23 Jan 2025, 03:35 WIB | Oleh: Tim Penulis
Doc: ANTARA/HO-Humas BPTJ
BOGOR - Masalah penataan layanan angkutan perkotaan eksisting Kabupaten Bogor mulai dibahas untuk dicarikan solusi. Pembahasan dilakukan antara Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ) dan Pemerintah Daerah Kabupaten Bogor.
“Pembahasan ini dilakukan sebelum penyelenggaraan layanan angkutan umum massal dengan skema membeli layanan atau buy the service alias BTS,” kata Plt Kepala BPTJ, Suharto, Rabu. Suharto menyampaikan rute Cibinong-Ciparigi-Warung Jambu masih banyak terdapat angkutan kota dan perdesaan. Jumlahnya bahkan ribuan.
Tidak hanya itu, dari Ciawi sampai Cisarua atau Puncak, terdapat kurang lebih 450 angkot. Semua perizinannya ada di Propinsi Jawa Barat. Mereka melayani angkutan Antar Kota Dalam Propinsi (AKDP). “Kita akan menggeser layanan angkutan tersebut, bukan menggusur,” tandas Suharto.
Layanan angkutan umum dengan skema BTS yang sifatnya trunk line atau layanan langsung, akan maksimal manakala feeder-nya berupa angkot telah tertata dengan baik.
Menurut Suharto, sampai saat ini, angkot-angkot tersebut belum terdistribusi dengan baik. Jadi, diperlukan mitigasi, kesiapan feeder serta penataan jaringan trayeknya.
Sebaiknya Anda baca juga:
“Teman-teman dari provinsi dan kabupaten tengah menata. Jika penataan selesai akan didiskusikan kembali langkah selanjutnya,” jelas Suharto. Layanan BTS merupakan salah satu upaya pemerintah pusat untuk menghadirkan angkutan umum massal yang modern di perkotaan.
BTS mempunyai standar pelayanan minimal yang tinggi dan teknologi canggih. Maka, penggunanya dapat memonitor perjalanan secara realtime menggunakan system pembayaran nontunai. Ant/G-1
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!