Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pegula Taklukkan Svitolina, Rebut Gelar WTA 1000 Dubai

📅 Minggu, 22 Feb 2026, 04:31 WIB | Oleh:
Pegula Taklukkan Svitolina, Rebut Gelar WTA 1000 Dubai Doc: AFP
Ket. Jessica Pegula.

DUBAI – Jessica Pegula menghadiahi dirinya kado ulang tahun lebih awal dengan menjuarai turnamen WTA 1000 Dubai, Minggu (22/2) dini hari WIB. Unggulan keempat asal Amerika Serikat itu menundukkan Elina Svitolina 6-2, 6-4 dalam final berdurasi 72 menit.

Gelar ini menjadi trofi WTA 1000 keempat bagi Pegula sekaligus menjadi yang ke-10 sepanjang kariernya. Petenis yang akan genap berusia 32 tahun pada hari Selasa itu juga memperbaiki rekor pertemuan menjadi 6-3 atas Svitolina.

Pegula tampil solid sejak awal laga. Ia memanfaatkan kondisi fisik lawan yang tampak terkuras setelah pertarungan tiga jam melawan Coco Gauff di semifinal. Sementara Pegula sendiri sehari sebelumnya harus bangkit dari ketertinggalan satu set dan break saat menghadapi Amanda Anisimova.

Di partai puncak, Pegula langsung merebut dua break awal untuk memimpin dan tak pernah memberi kesempatan Svitolina berkembang. Servis dan pukulan groundstroke-nya konsisten menekan, membuat juara Dubai 2017 dan 2018 itu kesulitan menemukan ritme.

“Saya tak bisa meminta hadiah ulang tahun yang lebih baik. Saya sangat bangga pada diri sendiri. Saya harus bermain di level yang sangat tinggi dan itu luar biasa,” ujar Pegula dalam wawancara di lapangan.

Ia menambahkan, keberhasilan bangkit di semifinal memberinya kepercayaan diri ekstra. “Kemarin saya tertinggal satu set dan 1-3, lalu bangkit. Itu membuat saya bermain lebih lepas hari ini. Saya percaya pada apa yang kami latih dan hasilnya terlihat.”

Bagi Svitolina, meski gagal meraih gelar ketiga di Dubai, pencapaian ini tetap istimewa. Final tersebut menjadi partai puncak WTA 1000 pertamanya sejak Italian Open 2018. Petenis 31 tahun itu juga baru kembali ke 10 besar dunia awal bulan ini, pertama kalinya sejak cuti melahirkan.

“Saya datang ke Auckland hanya untuk mencari ritme. Semuanya kemudian menyatu. Saya bekerja keras,” ujar mantan petenis nomor tiga dunia itu. Ia mengakui jeda kompetisi pada September lalu membantunya pulih secara mental. “Saya merasa berada di tempat yang baik dan siap menghadapi situasi sulit.”

Turnamen Dubai tahun ini diwarnai banyak pengunduran diri, termasuk dua pemain teratas dunia, Aryna Sabalenka dan Iga Swiatek. Meski demikian, babak semifinal tetap menyajikan persaingan berkualitas tinggi dengan empat pemain top-10 bertarung lebih dari lima jam dalam enam set.

Pegula menilai hal tersebut sebagai bukti kedalaman kualitas tenis putri saat ini. “Ini menunjukkan betapa dalamnya persaingan tenis putri. Levelnya sangat tinggi setiap pekan. Meski ada pemain yang mundur, kami tetap bisa menyajikan tenis yang hebat,” tegasnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
gaia musik festival

Ekonomi
OJK Ungkap Strategi Jaga St...

Bersejarah, Aldila Sutjiadi Jadi Petenis Indonesia Pertama Juarai DC Open

Bersejarah, Aldila Sutjiadi Jadi Petenis Indonesia Pertama Juarai DC Open

04 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.