UEFA Nations League: Yunani Kejutkan Jerman Era Klopp, Irlandia Tunjukkan Simpati untuk Gaza
📅 Senin, 28 Sep 2026, 08:14 WIB | Oleh: Benny Mudesta PutraPARIS – Yunani menciptakan kejutan besar dengan menundukkan Jerman 1-0 dalam lanjutan UEFA Nations League di Augsburg, Senin (28/9) dini hari WIB. Sementara itu, laga Irlandia melawan Israel di Hungaria diwarnai aksi para pemain Irlandia yang mengenakan ban lengan hitam sebagai bentuk duka atas situasi di Gaza.
Di Augsburg, Dimitrios Kourbelis tampil sebagai pahlawan Yunani. Pemain pengganti tersebut mencetak gol kemenangan pada babak kedua melalui tembakan yang membentur pemain Jerman sebelum bersarang di gawang.
Hasil itu membuat Jurgen Klopp harus menunggu lebih lama untuk meraih kemenangan pertamanya sebagai pelatih Jerman. Timnya kembali gagal menunjukkan ketajaman setelah sebelumnya bermain imbang 1-1 melawan Belanda pada Kamis.
Klopp melakukan lima perubahan dalam susunan pemainnya. Pelatih yang sebelumnya menangani Liverpool dan Borussia Dortmund itu ingin memberikan kesempatan kepada lebih banyak pemain untuk menunjukkan kemampuan mereka.
Jerman memang mendominasi penguasaan bola. Gelandang Bambase Conte juga tampil menjanjikan dalam debutnya. Namun, dominasi tersebut tidak banyak menghasilkan ancaman serius ke gawang Konstantinos Tzolakis.
Sebaiknya Anda baca juga:
“Saya pribadi sama sekali tidak terganggu dengan hasil ini. Dalam hidup, saya sudah mengalami jauh lebih banyak kekalahan daripada yang saya inginkan,” kata Klopp kepada ARD.
“Kami benar-benar membutuhkan pertandingan seperti ini. Inilah pertandingan yang memang kami inginkan.”
Irlandia Kenakan Ban Lengan Hitam
Sementara itu, pertandingan antara Irlandia dan Israel di Debrecen, Hungaria, berlangsung dalam suasana berbeda.
Para pemain Irlandia keluar ke lapangan dengan mengenakan ban lengan hitam sebagai bentuk penghormatan dan simpati terhadap korban perang di Gaza. Pertandingan tersebut bahkan hampir tidak terlaksana setelah muncul tekanan besar di Irlandia agar tim memboikot laga tersebut.
Pertandingan akhirnya tetap digelar setelah para pemain melakukan pemungutan suara pada pertengahan pekan.
Irlandia selama ini dikenal sebagai negara yang secara terbuka mendukung perjuangan Palestina. Sebelum pertandingan, para pemain Irlandia menundukkan kepala ketika lagu kebangsaan Israel dimainkan.
Kedua tim juga tidak melakukan jabat tangan tradisional sebelum pertandingan dan tidak saling bertukar panji. Laga berlangsung di stadion yang hampir kosong.
Di lapangan, Troy Parrott merayakan gol pembuka pada menit ke-14 dengan membentuk simbol hati menggunakan kedua tangannya. Jack Moylan kemudian mencium lambang Irlandia di jersey sekaligus ban lengan hitamnya setelah mencetak gol ketiga 25 menit kemudian.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!