Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Menaker Buka Pemagangan Nasional 2026

📅 Selasa, 11 Agu 2026, 15:55 WIB | Oleh:
Menaker Buka Pemagangan Nasional 2026 Doc: RRI/Chairul Umam
Ket. Menaker Yassierli

JAKARTA - Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli resmi membuka program Pemagangan Nasional 2026 batch pertama dengan 50 ribu peserta, Selasa (11/8). Pembukaan program tersebut turut dihadiri Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya.

Yassierli mengatakan, para peserta sebelumnya telah melalui proses seleksi dan orientasi sebelum mengikuti kick-off pemagangan nasional. Sebanyak 500 peserta hadir secara langsung, sementara peserta lainnya mengikuti kegiatan secara daring.

“Hari ini kita melaksanakan kick-off pemagangan nasional angkatan kedua batch yang pertama. Batch pertama kita kick-off pembukaan pagi hari ini 50 ribu orang,” kata Yassierli di gedung Kemnaker Jakarta, Selasa (11/8).

Menurut dia, selama mengikuti program, peserta tidak hanya mendapatkan pengalaman kerja. Tetapi juga pembekalan keterampilan pendukung atau soft skill secara daring.

Program pemagangan tersebut dirancang berlangsung selama enam bulan. Peserta juga akan memperoleh pendapatan selama menjalani masa magang.

Sementara itu, Seskab Teddy Indra Wijaya mengatakan program Pemagangan Nasional 2026 menargetkan 150 ribu peserta. Sebanyak 50 ribu peserta dibuka pada tahap pertama, sedangkan dua tahap berikutnya masing-masing akan dibuka pada bulan selanjutnya.

“Jadi hari ini dibuka lagi atas arahan Bapak Presiden program magang nasional tahun kedua tahun 2026 150 ribu peserta magang. Nah yang hari ini dibuka adalah 50 ribu pertama dari 150 ribu,” ujar Teddy.

Teddy menjelaskan, program pemagangan nasional telah berjalan sejak 2025 dengan melibatkan 100 ribu lulusan perguruan tinggi. Para peserta menjalani magang selama enam bulan dan mendapatkan uang saku dari pemerintah sesuai upah minimum kabupaten/kota tempatnya.

Menurut Teddy, sekitar 30-40 persen peserta tahun 2025 kemudian langsung bekerja setelah menyelesaikan masa magang. "Alhamdulillah yang tahun lalu sudah selesai semua dan dari 100 ribu itu 30-40 persennya langsung bekerja,” ujar dia.

Pada pembukaan program tahun kedua ini, pemerintah juga menerima masukan langsung dari peserta terkait pelaksanaan program. Masukan tersebut akan menjadi bahan evaluasi untuk meningkatkan kualitas program pemagangan nasional ke depan. ils/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Dibayangi Eskalasi Geopolitik, 10 Agustus 2026
    Preview komentar:
    Fluktuasi nilai tukar Rupiah yang rentan terhadap kebijakan ...
  • Logistik Hijau Dinilai Kunci Menangkan Persaingan Industri
    Preview komentar:
    Inisiatif mulia dari Kementerian Kehutanan terkait optimalisasi rute ...
  • ESDM: Efisiensi Energi Bisa Pangkas 37 Persen Emisi Sektor Energi, Industri Makin Untung
    Preview komentar:
    Langkah proaktif pemerintah melalui program percontohan SETI ini ...

Krisis Kemanusiaan Sudan Masuk Fase Paling Kritis

33 menit yang lalu | Deri Henriawan

Luar Negeri
Krisis Kemanusiaan Sudan Ma...
Sidang Perdana Korupsi Kuota Haji, Yaqut Cholil: Yang Benar akan Kelihatan

Sidang Perdana Korupsi Kuota Haji, Yaqut Cholil: Yang Benar akan Kelihatan

11 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.