Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Antisipasi Lonjakan Harga, Pemkot Depok Perkuat Pengawasan Harga Bahan Pangan

📅 Minggu, 22 Feb 2026, 13:37 WIB | Oleh: Tim Penulis
Antisipasi Lonjakan Harga, Pemkot Depok Perkuat Pengawasan Harga Bahan Pangan Doc: ANTARA
Ket. Pasar Kemiri Depok

DEPOK - Pemerintah Kota (Pemkot) Depok Jawa Barat memperkuat pengawasan dan pemantauan harga pangan selama Ramadhan di pasar tradisional dan ritel untuk mengantisipasi lonjakan harga bahan pokok.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian, dan Perikanan (DKP3) Kota Depok Dadan Rustandi, Minggu (22/2) mengatakan bersama sejumlah unsur terkait, rutin melakukan pemantauan harga bahan pokok agar tidak melonjak terlalu tinggi.

"Kami bersama Badan Pangan Nasional (Bapanas), Polda Metro Jaya, Polres Depok, serta Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagin) rutin melakukan monitoring di pasar tradisional dan ritel modern," katanya.

Monitoring dilakukan untuk memastikan harga sesuai Harga Eceran Tertinggi (HET) dan Harga Acuan Penjualan (HAP) di bulan Ramadhan dan menjelang Idul Fitri.

Berdasarkan hasil pemantauan, beras medium dan premium masih sesuai Harga Eceran Tertinggi (HET), masing-masing Rp13.500/kilogram (kg) dan Rp14.900/kg.

Minyakita juga terpantau tetap Rp15.700/liter, tetapi cabai rawit merah mencapai Rp120.000/kg, menjadi salah satu komoditas dengan kenaikan paling tinggi.

Menurut Dadan, peningkatan permintaan menjelang Idul Fitri menjadi salah satu faktor yang memengaruhi dinamika harga di pasaran.

Untuk itu, Pemkot Depok terus melakukan pemantauan harian sejak 14 Januari guna memastikan tidak terjadi lonjakan harga yang tidak wajar maupun praktik penimbunan.

“Pemerintah hadir untuk menjaga stabilitas harga, memastikan distribusi lancar, serta melindungi daya beli masyarakat,” tegasnya.

Dengan sinergi lintas instansi dan pengawasan berkelanjutan, Pemkot Depok optimistis kebutuhan pangan masyarakat menjelang Idul Fitri tetap terpenuhi dengan harga yang relatif stabil.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Bukan Sekadar Diskon! Subsidi Motor Listrik Disebut Bisa Pacu Industri Nasional
    Preview komentar:
    Sebagai praktisi yang sering berinteraksi dengan sektor distribusi ...
  • Industri Halal Dinilai Jadi Motor Baru Pertumbuhan Ekonomi Indonesia.
    Preview komentar:
    Membaca ulasan komprehensif ini memberikan perspektif baru yang ...
  • Guangdong Melirik Industri Motor Listrik Indonesia, Ada Potensi Besar!
    Preview komentar:
    Artikel yang sangat informatif mengenai potensi elektrifikasi kendaraan; ...
Advertisement
injourney
Nasional
Kemenhut Kerahkan 5.000 ASN...

Pemprov Banten Gelar Diskon Pajak Kendaraan Bermotor

54 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Daerah
Pemprov Banten Gelar Diskon...
Ekonomi
Kemnaker Usulkan Penguatan ...
Muktamar NU ke-35 Dikawal Ketat! PBNU Pasang 100 Lebih CCTV untuk Pengamanan

Muktamar NU ke-35 Dikawal Ketat! PBNU Pasang 100 Lebih CCTV untuk Pengamanan

26 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.