Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Satgas Pangan Cek Harga Beras di Ciracas, Pastikan Masih Sesuai HET

📅 Selasa, 15 Sep 2026, 18:25 WIB | Oleh:
Satgas Pangan Cek Harga Beras di Ciracas, Pastikan Masih Sesuai HET Doc: Polda Metro Jaya
Ket. Satgas Pangan Polda Metro Jaya bersama PD Pasar Jaya dan Bulog melakukan pengecekan stok serta harga beras di sejumlah lokasi di Ciracas, Jakarta Timur, Senin (14/9/2026). Pemantauan dilakukan untuk memastikan ketersediaan beras sekaligus menjaga harga jual di tingkat pedagang dan retail tetap sesuai dengan ketentuan pemerintah.

JAKARTA - Satgas Pangan Polda Metro Jaya bersama PD Pasar Jaya dan Bulog melakukan pengecekan stok serta harga beras di sejumlah lokasi di Ciracas, Jakarta Timur, Senin (14/9/2026). Pemantauan dilakukan untuk memastikan ketersediaan beras sekaligus menjaga harga jual di tingkat pedagang dan retail tetap sesuai dengan ketentuan pemerintah.

Pengecekan tersebut dilakukan di Pasar Jaya Tradisional Ciracas, Naga Swalayan Ciracas, dan Transmart Mall Cijantung. Petugas memantau langsung kondisi stok serta harga jual beras premium, medium, dan beras SPHP yang tersedia di pasar tradisional maupun retail modern.

Dari hasil pemantauan di tiga lokasi tersebut, harga beras premium, medium, dan SPHP masih berada dalam batas Harga Eceran Tertinggi (HET) yang berlaku. Kondisi tersebut menunjukkan harga beras yang diterima masyarakat di lokasi pemantauan masih sesuai dengan ketentuan yang telah ditetapkan.

Kasubdit 1 Indag Ditreskrimsus Polda Metro Jaya AKBP Dr. Muh. Ardila Amry mengatakan pengecekan dilakukan untuk memastikan harga beras yang dijual kepada masyarakat tidak melebihi ketentuan. Selain harga, petugas juga memastikan stok beras tetap tersedia di tingkat pedagang maupun retail.

"Pengecekan ini kami lakukan untuk memastikan harga beras di tingkat pedagang maupun retail tetap sesuai dengan HET yang telah ditetapkan, sekaligus memantau ketersediaan stok di lapangan," ujar AKBP Ardila.

Untuk wilayah Zona 1 Jawa, pemerintah menetapkan HET beras premium sebesar Rp14.900 per kilogram. Sementara itu, HET beras medium ditetapkan Rp13.500 per kilogram dan beras SPHP sebesar Rp12.500 per kilogram.

Berdasarkan hasil pengecekan yang dilakukan Satgas Pangan Polda Metro Jaya bersama instansi terkait, harga beras di ketiga lokasi tersebut masih berada dalam batas yang ditetapkan. Pemantauan ini menjadi bagian dari langkah pengawasan untuk menjaga stabilitas harga pangan sekaligus memastikan masyarakat memperoleh beras dengan harga sesuai ketentuan.

Pengecekan tidak hanya dilakukan terhadap pasar tradisional, tetapi juga menyasar retail modern. Langkah tersebut dilakukan karena distribusi dan penjualan beras kepada masyarakat berlangsung melalui berbagai saluran perdagangan yang perlu dipantau secara berkala.

Satgas Pangan Polda Metro Jaya memastikan pengawasan harga dan stok beras akan terus dilakukan di sejumlah wilayah. Pemantauan tersebut akan menyasar pasar tradisional maupun retail modern guna melihat perkembangan harga sekaligus memastikan ketersediaan pasokan tetap terjaga.

Pengawasan terhadap harga beras menjadi penting untuk mencegah terjadinya penjualan di atas HET maupun gangguan distribusi yang dapat berdampak kepada masyarakat. Koordinasi bersama PD Pasar Jaya dan Bulog juga dilakukan untuk memperoleh gambaran mengenai kondisi pasokan beras di lapangan.

Kabidhumas Polda Metro Jaya Kombes Pol. Budi Hermanto mengatakan masyarakat memiliki peran dalam membantu pengawasan distribusi dan harga pangan. Masyarakat diminta segera melaporkan apabila menemukan dugaan pelanggaran agar dapat ditindaklanjuti oleh pihak kepolisian bersama instansi terkait.

"Kami akan terus melakukan pemantauan bersama instansi terkait. Jika masyarakat menemukan dugaan pelanggaran terkait harga atau distribusi pangan, silakan laporkan melalui layanan Polisi 110 agar dapat ditindaklanjuti sesuai ketentuan," ujar Kombes Pol. Budi Hermanto.

Polda Metro Jaya menyatakan pemantauan harga dan stok pangan akan dilakukan secara berkelanjutan sesuai perkembangan di lapangan. Upaya tersebut diharapkan dapat membantu menjaga ketersediaan beras sekaligus memastikan harga yang diterima masyarakat tetap berada dalam batas yang telah ditentukan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Menekraf: Aplikasi Digital Kini Jadi Denyut Nadi Aktivitas Masyarakat, Jadi Mesin Baru Pertumbuhan Ekonomi Indonesia
    Membaca pemaparan komprehensif ini membuat saya semakin optimis ...
  • Ekonomi Kreatif dan UMKM Jakarta Mulai Andalkan Cetak 3D untuk Produksi Skala Kecil
    Mengetahui fakta bahwa penggunaan filamen berbasis PLA yang ...
  • Industri Baterai Dipacu, Transisi Energi dan Ekonomi Digital Jadi Kunci
    Ulasan yang sangat komprehensif dari Koran Jakarta mengenai ...
  • Bos Perusahaan AI Dunia Ingin Perlambat Pengembangan, Persaingan AS-Tiongkok Jadi Hambatan
    Sangat disayangkan melihat bagaimana niat baik untuk mengkaji ...
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Luar Negeri
Brasil dan AS Bakal Kembali...
Luar Negeri
Irak Wanti-wanti Pihak Luar...
Advertisement
Resmi Dibuka! Jalur Kelok 23 Bantul–Gunungkidul Uji Coba 7 Hari Mulai Hari Ini

Resmi Dibuka! Jalur Kelok 23 Bantul–Gunungkidul Uji Coba 7 Hari Mulai Hari Ini

15 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.