Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Prabowo Ungkap Dukungan AS Sejak Indonesia Berjuang Raih Kemerdekaan

📅 Kamis, 19 Feb 2026, 13:40 WIB | Oleh:
Prabowo Ungkap Dukungan AS Sejak Indonesia Berjuang Raih Kemerdekaan Doc: antara foto
Ket. Presiden Prabowo Subianto saat menghadiri Gala Iftar Dinner Business Summit di Washington DC, Amerika Serikat, Rabu (18/2) malam waktu setempat.

JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto mengenang dukungan pemerintah Amerika Serikat (AS) sejak Indonesia berjuang meraih kemerdekaan, yang disampaikannya saat menghadiri Gala Iftar Dinner Business Summit di Washington DC, Amerika Serikat, Rabu (18/2) malam waktu setempat.

Presiden Prabowo menegaskan Indonesia tidak melupakan peran historis AS dalam mendukung perjuangan kemerdekaan Indonesia pada periode 1945–1949. Presiden menyebut dukungan tersebut sebagai fondasi moral dalam hubungan bilateral kedua negara.

"Saat itu, kami sedang memperjuangkan perang kemerdekaan untuk membebaskan diri dari kolonialisme Belanda dan AS sangat berperan dalam mendukung kami. Sepanjang sejarah awal bangsa, kami selalu melihat Amerika Serikat membantu kami di masa-masa kritis," kata Prabowo dalam rekaman suara yang diterima di Jakarta, Kamis (19/2).

Meski Indonesia memiliki tradisi politik luar negeri non-blok, Presiden Prabowo menegaskan bahwa hal tersebut tidak mengurangi komitmen Indonesia terhadap persahabatan dengan AS, maupun negara-negara besar lainnya.

Menurutnya, Indonesia menghormati semua kekuatan besar dan berupaya menjadi jembatan serta "honest broker" di tengah dinamika global.

Kepala Negara menilai dukungan AS terhadap Indonesia itu menjadikan para pemimpin bangsa berusaha mengajarkan generasi muda untuk tidak melupakan teman yang telah menemani di saat-saat sulit.

"Memang ada teman yang hanya ada saat semuanya berjalan baik, dalam istilah Anda disebut 'fair-weather friends'. Namun hal ini menunjukkan betapa tuanya saya, karena saya masih mengingat masa-masa sulit itu," kata Prabowo.

Berangkat dari dukungan historis itu, Presiden optimistis hubungan Indonesia dan AS semakin kuat, terutama menjelang penandatanganan perjanjian perdagangan timbal balik (agreement on reciprocal trade/ART). Negosiasi kedua negara terkait perjanjian tersebut telah berlangsung sejak 2025.

Prabowo menyampaikan bahwa perjanjian tersebut diharapkan menjadi pendorong utama penguatan kemitraan ekonomi Indonesia–Amerika Serikat. Ia menekankan bahwa berbagai kesepakatan penting telah ditandatangani, baik antara institusi pemerintah maupun pelaku usaha kedua negara, termasuk tindak lanjut atas isu keseimbangan perdagangan.

"Saya menantikan perjanjian perdagangan ini sebagai dorongan besar bagi kelanjutan kemitraan ekonomi dan kerja sama ekonomi antara Amerika Serikat dan Indonesia,” ungkapnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Ekonomi
Kapal Tanker Pertamina Bant...
Megapolitan
Perum Bulog Percepat Penyal...
Advertisement
Barang Temuan di Selat Sunda Bukan Milik 5 Jurnalis Hilang, Ini Penjelasan Polda Banten

Barang Temuan di Selat Sunda Bukan Milik 5 Jurnalis Hilang, Ini Penjelasan Polda Banten

13 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.