Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Perkuat Ketahanan Pangan, Tahun Ini Kemen PU Bangun 750 Ribu Hektare Irigasi

📅 Kamis, 12 Feb 2026, 15:12 WIB | Oleh: Tim Redaksi
Perkuat Ketahanan Pangan, Tahun Ini Kemen PU Bangun 750 Ribu Hektare Irigasi Doc: Antara
Ket. Pada 2026 ini, pemerintah menargetkan peningkatan cakupan pembangunan dan rehabilitasi jaringan irigasi hingga 750 ribu hektare untuk memastikan produktivitas pertanian terus tumbuh dan pasokan pangan tetap terjaga

JAKARTA – Kementerian Pekerjaan Umum (PU) merealisasikan pembangunan dan rehabilitasi jaringan irigasi seluas 589.605,80 hektare pada Tahun Anggaran 2025 sebagai bagian dari penguatan ketahanan pangan nasional.

 Pada 2026 ini, pemerintah menargetkan peningkatan cakupan pembangunan dan rehabilitasi jaringan irigasi hingga 750 ribu hektare untuk memastikan produktivitas pertanian terus tumbuh dan pasokan pangan tetap terjaga.

Menteri PU Dody Hanggodo menyampaikan bahwa pembangunan infrastruktur irigasi menjadi prioritas karena berperan langsung dalam menjaga stabilitas produksi pertanian dan mendukung swasembada pangan.

“Seluruh capaian ini merupakan wujud komitmen Kementerian PU dalam memastikan infrastruktur mendukung ketahanan pangan, pendidikan, dan pertumbuhan ekonomi daerah,” ujar Menteri Dody di Jakarta, Rabu (11/2)

Perkuat Distribusi melalui Jalan Daerah

Selain irigasi, Kementerian PU juga memperkuat konektivitas melalui pelaksanaan Inpres Nomor 11 Tahun 2025 tentang Penanganan Jalan Daerah. Pada 2025, realisasi penanganan jalan mencapai 711,02 km dan jembatan sepanjang 148,42 meter.

Pada 2026, dengan usulan anggaran Rp15 triliun, ditargetkan peningkatan jalan sepanjang 2.191 km, pembangunan jalan baru 231 km, serta pembangunan jembatan sepanjang 589 meter guna mendukung distribusi hasil pertanian dan menekan biaya logistik.

Dukung SDM melalui Infrastruktur Pendidikan

Dalam mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia, Kementerian PU juga melaksanakan Inpres Nomor 7 Tahun 2025 tentang Rehabilitasi dan Renovasi Madrasah dengan capaian penyelesaian 556 unit madrasah dari total 1.420 unit yang ditangani.

Sementara melalui Inpres Nomor 8 Tahun 2025 tentang Pembangunan Sekolah Rakyat, telah diselesaikan 166 unit Sekolah Rakyat rintisan (Tahap I) dan dilanjutkan pembangunan 104 unit Sekolah Rakyat permanen (Tahap II) yang saat ini masih dalam proses penyelesaian.

Dorong Kawasan Pangan di Papua Selatan

Kementerian PU juga melaksanakan Inpres Nomor 14 Tahun 2025 terkait percepatan pembangunan Kawasan Sentra Produksi Pangan (KSPP) Wanam di Papua Selatan. Pada 2025, capaian pembangunan meliputi peningkatan jalan dan jembatan sepanjang 20 km, infrastruktur pengendalian banjir sepanjang 21 km, serta pembangunan jaringan irigasi sepanjang 20 km yang mendukung ribuan hektare lahan pertanian.

Program ini menjadi bagian dari pengembangan kawasan pangan menuju target 10.000 hektare di Papua Selatan.

Kementerian PU menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat infrastruktur irigasi dan konektivitas sebagai fondasi ketahanan pangan dan pertumbuhan ekonomi nasional yang berkelanjutan. 

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Asosiasi Ojek Online: Aturan Bagi Hasil 92:8 Persen Beri Dampak Nyata Pengemudi Ojol
    Preview komentar:
    Pak presiden yg terhormat tolong cek ricek hasil ...
    92:8 hanya berlaku ntk Bike Hemat saja, untuk ...
  • Ketahanan Pangan Diperkuat Rp195,3 Triliun, Mampukah Harga Pangan Ikut Stabil?
    Preview komentar:
    Meskipun fokus RAPBN 2027 ini sangat kuat pada ...
  • Tenun Dinilai Menekraf Harus Ditampilkan Agar Nilai Ekonominya Berkembang
    Preview komentar:
    Langkah strategis Kementerian Ekraf dalam mensertifikasi desain tenun ...

BMKG Catat 235 Gempa Susulan di Flores

4 jam yang lalu | Ilham Sudrajat

Daerah
BMKG Catat 235 Gempa Susula...
Nasional
Terus Bertambah! Gempa Dahs...
Sungguh Mengenaskan Kabar Duka Ini! Hingga Sabtu Sore, 38 Orang Meninggal Dunia akibat Gempa M 7,7 di NTT

Sungguh Mengenaskan Kabar Duka Ini! Hingga Sabtu Sore, 38 Orang Meninggal Dunia akibat Gempa M 7,7 di NTT

15 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.