Pemkab Siak: Belum Ada Anggaran Perbaikan Tangsi Belanda yang Ambruk
📅 Senin, 02 Feb 2026, 15:42 WIB | Oleh: Sujar
Doc: ANTARA/Bayu Agustari Adha
SIAK, RIAU -- Dinas Kebudayaan Pariwisata Pemuda dan Olahraga (Disbudparpora) Kabupaten Siak Provinsi Riau mengakui belum ada anggaran perbaikan bangunan Tangsi Belanda yang lantai duanya ambruk dan menyebabkan belasan orang luka-luka.
Kepala Disbudparpora Kabupaten Siak, Syafrizal mengatakan selama ini pihaknya hanya melakukan pemeliharaan ringan yang bukan rehabilitasi, sejak diserahterimakan Kementerian Pekerjaan Umum pada tahun 2020.
"Kalau perbaikan belum pernah. Ya hanya pemeliharaan ringan saja seperti pengecatan dinding begitu. Kalau menyangkut pemeliharaan berat yang mengubah struktur konstruksi tidak ada," katanya di Siak, Senin.
Menurut dia, untuk kegiatan pemeliharaan berat perlu berkoordinasi dengan Dinas PU dan Tim Ahli Cagar Budaya (TACB) yang memiliki kewenangan menganalisis kelayakan pembangunan cagar budaya tersebut. Nantinya ada rekomendasi TACB yang diusulkan bersama dinas PU.
Diketahui robohnya bordes tangga lantai dua Tangsi Belanda memakan korban puluhan siswa SDIT Baitul Ridho Kecamatan Lubukdalam saat studi wisata. Mereka ada yang mengalami luka serius akibat tertimpa reruntuhan kayu.
Sebaiknya Anda baca juga:
Syafrizal menyampaikan, pascainsiden pihaknya sudah turun langsung bersama TACB dan Dinas PU untuk mengambil langkah terkait pemeliharaan Tangsi Belanda.
Pihaknya melakukan peninjauan sudah layak atau tidak untuk mengajukan semacam proposal bantuan rehab kembali.
Pemkab Siak, lanjutnya, menutup semua destinasi wisata yang memiliki lantai dua untuk dikunjungi wisatawan sampai waktu yang belum ditentukan.
Sebaiknya Anda baca juga:
Kendati demikian, pengunjung masih diperbolehkan untuk masuk ke destinasi wisata di lantai satunya saja.
"Iya, imbauan Bupati agar semua tempat wisata yang ada lantai dua ditutup sementara, baik itu di Tangsi Belanda, Istana Siak dan Balai Kerapatan Adat. Tetapi lantai satunya tetap bisa dikunjungi," ujarnya.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!