Setahun Pemerintahan Prabowo-Gibran, Airlangga: Program Prioritas Berjalan Baik
📅 Senin, 20 Okt 2025, 15:15 WIB | Oleh: Lili Lestari
Doc: ANTARA
JAKARTA - Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan program-program prioritas berjalan dengan baik dalam satu tahun pemerintahan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka.
“(Melihat) Dari segi program, seluruh program unggulan Pak Presiden (Prabowo) yang sudah dijanjikan saat kampanye seluruhnya sudah dijalankan,” kata Menko Airlangga saat ditemui di Kantor Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) RI, Jakarta, Senin.
“(Seperti) Makan Bergizi Gratis, Cek Kesehatan Gratis, Koperasi Merah Putih di desa dan kelurahan, dan kemudian data-data ekonomi fundamental semuanya baik,” katanya, menambahkan.
Menurut dia, kinerja perekonomian secara keseluruhan dalam pemerintahan Prabowo-Gibran juga menunjukkan tren positif.
“Pertumbuhan ekonomi 5,12 (persen), kemudian inflasi yang dijaga di 2,6 (persen), kemudian realisasi daripada cadangan devisa kita masih di angka Rp148-150 miliar, neraca perdagangan juga positif terus,” kata Airlangga.
Sebaiknya Anda baca juga:
“Sehingga dengan demikian apa yang dijanjikan saat kampanye dalam satu tahun ini seluruhnya sudah delivered,” ujar dia.
Sementara itu, di bidang sumber daya manusia, Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli menilai pemerintahan Prabowo-Gibran selama satu tahun ini telah memberikan sejumlah insentif dan inisiatif untuk mendorong ekosistem ketenagakerjaan nasional yang lebih baik.
“Kita juga harus melihat upaya-upaya yang sudah dilakukan oleh Pak Presiden dan berbagai kementerian,” kata Yassierli.
Sebaiknya Anda baca juga:
“Kalau kita lihat bahwa upaya-upaya itu dilakukan untuk memberikan solusi kepada masyarakat, peningkatan ekonomi, juga penciptaan lapangan kerja, ujar dia menambahkan.
Oleh karena itu, ia mengaku optimistis target pemerintah untuk membuka 19 juta lapangan kerja dapat tercapai dalam empat tahun ke depan.
“Ya ini kan proses ya, yang saya pahami, kita masih dalam tahun ini, kan kita lihat ada berapa (lapangan kerja dan penyerapan tenaga kerja). Jadi kalau 19 juta (lapangan) itu dibagi berapa, 5 tahun? Nanti kita lihat dan saya optimis,” katanya.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!