Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Mengenal Virus Nipah: Asal-usul, Cara Penularan, hingga Gejala yang Wajib Diwaspadai

📅 Senin, 26 Jan 2026, 19:45 WIB | Oleh:

  • Sesak napas

  • Muntah berulang

  • Kesulitan menelan

  • Penurunan kesadaran

  • Kejang

Dalam kondisi paling parah, virus Nipah dapat menyebabkan peradangan otak atau ensefalitis. WHO mencatat, dalam 24 hingga 48 jam setelah gejala berat muncul, pasien bisa jatuh ke kondisi koma dan berisiko tinggi meninggal dunia.

WHO mengklasifikasikan virus Nipah sebagai priority pathogen karena potensi wabahnya yang besar dan tingkat kematian yang sangat tinggi. Dalam berbagai kejadian sebelumnya, angka fatalitas infeksi virus Nipah dilaporkan berkisar antara 40 hingga 75 persen.

Tidak seperti virus pernapasan biasa, virus Nipah bersifat neurotropik, yakni mampu menembus pelindung otak dan memicu kerusakan saraf berat. Selain itu, virus ini juga dapat merusak jaringan paru-paru secara agresif hingga menyebabkan gagal napas.

Upaya pencegahan virus Nipah dilakukan dengan menghindari kontak langsung dengan hewan berisiko seperti kelelawar dan babi. Masyarakat juga disarankan mencuci buah dan sayuran sebelum dikonsumsi serta memastikan daging dimasak hingga benar-benar matang.

Kebiasaan mencuci tangan dengan sabun dan air bersih setelah berinteraksi dengan hewan atau orang sakit menjadi langkah dasar yang sangat penting. Meski hingga kini belum ada laporan kasus virus Nipah di Indonesia, kewaspadaan tetap perlu ditingkatkan.

Pengalaman berbagai negara menunjukkan bahwa virus Nipah dapat menyebar cepat dan menimbulkan dampak fatal jika tidak diantisipasi sejak dini. Pemahaman mengenai gejala, cara penularan, dan langkah pencegahan menjadi kunci utama melindungi diri dan masyarakat.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Memahami Kaum Furry, Orang-orang yang Mengidentifikasi Dirinya sebagai Binatang
    Nah thats right thank you ~
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar

Menko PM Dorong Perumahan Jadi Ekosistem Ekonomi

27 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Nasional
Menko PM Dorong Perumahan J...
Advertisement
Menko Perekonomian: Pekerja dengan Gaji Setara UMP Bakal Bebas Pajak

Menko Perekonomian: Pekerja dengan Gaji Setara UMP Bakal Bebas Pajak

04 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.