Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Wisata Alam Kian Diminati, Kunjungan ke Kebun Raya Cibodas Naik Tajam Pada Libur Panjang Akhir Pekan Lalu

📅 Selasa, 19 Mei 2026, 17:10 WIB | Oleh: Tim Penulis
Wisata Alam Kian Diminati, Kunjungan ke Kebun Raya Cibodas Naik Tajam Pada Libur Panjang Akhir Pekan Lalu Doc: ANTARA/ Ahmad Fikri.
Ket. Wisatawan kembali memadati Kebun Raya Cibodas di Kecamatan Cipanas, Cianjur, Jawa Barat, setiap harinya mencapai 1.000 orang setelah tidak diberlakukan tiket di pintu masuk kawasan Cibodas.

CIANJUR – Peningkatan kunjungan ke Kebun Raya Cibodas selama libur panjang akhir pekan menunjukkan tingginya minat masyarakat terhadap wisata alam yang menawarkan udara sejuk dan ruang terbuka hijau.

Tren ini mencerminkan pergeseran preferensi wisata menuju destinasi berbasis alam dan edukasi, terutama di tengah kebutuhan masyarakat untuk melepas kejenuhan dari aktivitas perkotaan.

Lonjakan wisatawan juga menjadi indikator positif bagi pemulihan sektor pariwisata daerah dan pergerakan ekonomi lokal, mulai dari transportasi, kuliner, hingga penginapan di sekitar kawasan wisata.

Namun, peningkatan jumlah pengunjung turut menuntut pengelolaan yang lebih optimal agar kelestarian lingkungan dan kenyamanan wisatawan tetap terjaga.

Pengelola Kebun Raya Cibodas (KRC) di Kecamatan Cipanas, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, mencatat tingkat kunjungan selama libur panjang akhir pekan Kenaikan Isa Almasih mengalami peningkatan sekitar 30 persen.

General Manager (GM) Corporate Communication (Corcomm) PT Mitra Natura Raya Zaenal Arifin saat dihubungi Selasa (19/5) mengatakan, wisatawan yang datang didominasi dari Jabodetabek dengan angka kunjungan mencapai 15 ribu orang selama tiga hari.

Untuk mendorong angka kunjungan terus meningkat, pihaknya melakukan berbagai upaya serta inovasi dengan melakukan berbagai kreasi agar Kebun Raya Cibodas tetap menjadi destinasi wisata favorit di kawasan utara Cianjur.

"Kami berharap wisatawan ke KRC terus meningkat terutama saat libur akhir pekan dan libur panjang, tercatat selama libur panjang kemarin rata-rata per hari 5 ribu orang mengunjungi kebun raya," katanya.

Peningkatan kunjungan wisatawan sudah terlihat mengalami peningkatan pada Kamis (14/5) hingga Minggu (17/5) dimana sebagian besar pengunjung berasal dari Jabodetabek, sudah memadati kebun raya sejak pagi hingga petang.

Sedangkan pada hari terakhir libur panjang tepatnya Minggu, angka kunjungan didominasi wisatawan lokal yang memadati sejumlah titik di kawasan wisata yang terletak di bawah kaki Gunung Gede-Pangrango yang memiliki koleksi jutaan tanaman langka.

"Berbagai upaya dilakukan guna meningkatkan angka kunjungan ke KRC bahkan beberapa waktu lalu kami melakukan berbagai inovasi fasilitas dan edukasi serta inovasi konservasi dan riset yang melibatkan pengunjung," katanya.

Termasuk memperbarui fasilitas dan layanan meliputi revitalisasi Taman Lumut lengkap dengan papan informasi ber-barcode, Rumah Kaca Nepenthes yang menawarkan kelas edukasi kokedama dan budidaya media hidrogel, serta digitalisasi tiket dan pembaruan toilet berstandar protokol kesehatan.

"Bagi calon pengunjung yang ingin mengikuti kelas edukasi dapat menghubungi kami atau dapat melihat jadwal di situs resmi Kebun Raya Cibodas, sehingga pengunjung dapat berwisata sambil belajar," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
  • Mentan Bidik Investasi Besar, Industri Bioetanol Nasional Mulai Digenjot
    Langkah strategis dari pemerintah pusat, khususnya melalui jaminan ...
  • Kemenperin Perkuat Kemitraan IKM Singkong dan Industri Nasional
    Langkah Kemenperin mengintegrasikan IKM olahan singkong melalui Program ...
  • Industri Bioetanol Indonesia Mau Digenjot, Mentan Bidik Investasi BUMN dan Swasta
    Potensi penghematan devisa negara hingga mencapai Rp500 triliun ...
Nasional
Kekeringan akibat El Niño ...
Megapolitan
Kekeringan Mengancam Sawah ...
Nasional
Penajam Jadi Wilayah Pengem...
Advertisement
FIFA Asean Cup 2026: Drama VAR! Thom Haye Kartu Merah, Indonesia Vs Malaysia Masih 0-0 di Babak Pertama

FIFA Asean Cup 2026: Drama VAR! Thom Haye Kartu Merah, Indonesia Vs Malaysia Masih 0-0 di Babak Pertama

28 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.