Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Harga Emas Capai Rekor Tertinggi Mendekati $4.700/Ons Setelah Ancaman Tarif Baru Trump terkait Greenland

📅 Senin, 19 Jan 2026, 09:02 WIB | Oleh:
Harga Emas Capai Rekor Tertinggi Mendekati $4.700/Ons Setelah Ancaman Tarif Baru Trump terkait Greenland Doc: Outlook Money
Ket. Emas Batangan

HONG KONG - Harga emas melonjak ke level tertinggi sepanjang masa dalam perdagangan Asia pada hari Senin (19/1), mendekati $4.700 per ons, karena permintaan aset aman tetap kuat setelah Presiden Donald Trump mengancam tarif baru terhadap delapan negara Eropa atas upayanya untuk mengakuisisi Greenland.

Mengutip laporan Investing, harga emas spot terakhir naik 1,8% menjadi $4.675,55 per ons pada pukul 19.31 ET (Pukul 00.31 GMT) atau pukul 07.30 WIB, setelah mencapai rekor tertinggi $4.690,75/ons sebelumnya dalam sesi tersebut.

Kontrak emas berjangka AS naik 1,9% menjadi $4.681,10/ons.

Logam mulia ini melanjutkan reli kuat minggu lalu, di mana harga emas batangan mencatat rekor tertinggi berturut-turut, didukung oleh meningkatnya ekspektasi penurunan suku bunga AS dan meningkatnya risiko geopolitik.

Harga perak naik lebih dari 4% mencapai rekor tertinggi baru di $94,03/oz. Logam putih ini didukung tidak hanya oleh permintaan sebagai aset aman tetapi juga oleh peran gandanya sebagai logam industri.

Presiden AS Donald Trump mengatakan pada hari Minggu (18/1), ia akan memberlakukan tarif baru pada delapan negara Eropa yang menentang rencana Amerika Serikat mengakuisisi Greenland.

Trump mengatakan AS akan mengenakan tarif 10% pada barang-barang dari negara-negara yang terkena dampak mulai 1 Februari, dengan tarif tersebut akan naik menjadi 25% pada bulan Juni jika tidak ada kesepakatan yang tercapai.

Negara-negara yang menjadi sasaran termasuk Prancis, Jerman, dan Inggris, bersama beberapa negara Nordik dan Eropa utara.

Pengumuman tersebut menuai kritik tajam dari para pejabat Eropa dan meningkatkan kekhawatiran akan sengketa perdagangan transatlantik yang lebih luas, mendorong investor untuk mencari perlindungan di logam mulia.

Ancaman tarif tersebut menambah latar belakang yang sudah mendukung emas, yang telah diuntungkan dalam beberapa minggu terakhir dari ekspektasi bahwa Federal Reserve akan mulai melonggarkan kebijakan moneter akhir tahun ini.

Data ekonomi AS yang lebih lemah dan tanda-tanda pendinginan inflasi telah memperkuat argumen untuk penurunan suku bunga, mengurangi biaya peluang untuk memegang aset yang tidak menghasilkan imbal hasil seperti emas.

Ketegangan geopolitik juga berperan. Harga emas naik tajam minggu lalu di tengah kekhawatiran baru atas perkembangan di Timur Tengah, termasuk ketegangan yang melibatkan Iran.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Logistik Hijau Dinilai Kunci Menangkan Persaingan Industri
    Preview komentar:
    Inisiatif mulia dari Kementerian Kehutanan terkait optimalisasi rute ...
  • ESDM: Efisiensi Energi Bisa Pangkas 37 Persen Emisi Sektor Energi, Industri Makin Untung
    Preview komentar:
    Langkah proaktif pemerintah melalui program percontohan SETI ini ...
  • Fenomena Langit Agustus 2026: Gerhana Matahari Total, Hujan Meteor, Blood Moon hingga 6 Planet Sejajar
    Preview komentar:
    Membaca rangkuman fenomena langit Agustus 2026 di artikel ...
Advertisement
gaia musik festival
Megapolitan
Pemkab Karawang Siapkan PSE...

KKP Antarkan Lele Marinasi Asal Bandung Tembus Pasar Taiwan

26 menit yang lalu | Mohammad Zaki Alatas

Ekonomi
KKP Antarkan Lele Marinasi ...
Jorge Messi Meninggal di Usia 68 Tahun , Sosok Penting di Balik Kesuksesan Lionel

Jorge Messi Meninggal di Usia 68 Tahun , Sosok Penting di Balik Kesuksesan Lionel

09 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.