Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Festival Lembah Baliem Pertahankan Eksistensi Nilai Adat Masyarakat Asli

📅 Minggu, 09 Agu 2026, 11:39 WIB | Oleh: Tim Penulis
Festival Lembah Baliem Pertahankan Eksistensi Nilai Adat Masyarakat Asli Doc: Antara
Ket. Warga menari saat pembukaan Festival Budaya Lembah Baliem ke-34 di Kabupaten Jayawijaya, Papua Pegunungan, Jumat (7/8)

WAMENA - Festival Budaya Lembah Baliem (FBLB) diharapkan terus mempertahankan eksistensi nilai-nilai budaya dan adat istiadat masyarakat asli Lembah Baliem Kabupaten Jayawijaya.

Wakil Menteri Pariwisata RI Ni Luh Enik Ermawati dalam keterangan tertulis di Wamena, Minggu (9/8) mengatakan, kehadiran FBLB merupakan wadah pemerintah daerah membantu mempertahankan budaya dan adat istiadat masyarakat Lembah Baliem di perkembangan zaman modern saat ini.

“Kami berharap kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jayawijaya terus mempertahankan FBLB karena melalui penyelenggaraan ini nilai-nilai budaya dan adat istiadat masyarakat di daerah tersebut dijaga dan dilestarikan keberadaannya dan masyarakat luar dapat mengenal dan mengetahui kekayaan yang ada ada di Indonesia khususnya Papua,” katanya.

Menurut dia, dengan keseriusan Pemkab Jayawijaya menjaga eksistensi penyelenggaraan FBLB yang telah dilaksanakan selama 34 kali maka dalam tahun 2026 masuk dalam top 10 Karisma Event Nusantara (KEN).

“Ini merupakan prestasi dan capaian luar biasa bagi Pemkab Jayawijaya yang telah menjaga eksistensi penyelenggaraan FBLB yang telah berlangsung selama 34 kali yang digelar setiap tahunnya,” ujarnya.

Dia mengharapkan penyelenggaraan FBLB dapat terus berjalan bukan hanya puluhan tahun tetapi ratusan tahun sehingga menjadi catatan penting dalam menjaga keberlangsungan nilai-nilai budaya dan adat istiadat di Lembah Baliem.

“Kami ingin festival ini terus berjalan tidak hanya puluhan tahun tetapi seratus tahun ke depan kegiatan FBLB ini masih terus terlaksana dan dapat diwariskan kepada anak cucu kita,” katanya.

Dia menambahkan Kemenpar RI siap berkolaborasi dan mendukung setiap festival yang dilaksanakan oleh pemerintah daerah seluruh Indonesia termasuk di tanah Papua tepatnya Papua Pegunungan.

“Kami meyakini pariwisata tidak hanya tumbuh dari kekayaan alam dan budaya yang dimiliki tetapi dari atraksi-atraksi yang ditampilkan kepada wisatawan. Kegiatan festival seperti ini dapat memberikan pergerakan ekonomi yang luar biasa baik kepada masyarakat umum, pemerintah tetapi juga kepada pelaku seni budaya sampai dengan UMKM yang dapat merasakan pergerakan ekonominya,” ujarnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Logistik Hijau Dinilai Kunci Menangkan Persaingan Industri
    Preview komentar:
    Inisiatif mulia dari Kementerian Kehutanan terkait optimalisasi rute ...
  • ESDM: Efisiensi Energi Bisa Pangkas 37 Persen Emisi Sektor Energi, Industri Makin Untung
    Preview komentar:
    Langkah proaktif pemerintah melalui program percontohan SETI ini ...
  • Fenomena Langit Agustus 2026: Gerhana Matahari Total, Hujan Meteor, Blood Moon hingga 6 Planet Sejajar
    Preview komentar:
    Membaca rangkuman fenomena langit Agustus 2026 di artikel ...
Advertisement
gaia musik festival
Luar Negeri
Selat Hormuz Masih Ditutup,...

Veda Ega Terpeleset, Start dari Baris Keenam Moto3 Inggris

1.5 jam yang lalu | Benny Mudesta Putra

Olahraga
Veda Ega Terpeleset, Start ...
Judi Online Rp2,5 Triliun Mengalir di Jabar, Dedi Mulyadi Dorong LPM Perkuat Ekonomi Desa

Judi Online Rp2,5 Triliun Mengalir di Jabar, Dedi Mulyadi Dorong LPM Perkuat Ekonomi Desa

09 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.